Ibukota – Detroit Pistons menyembunyikan tur tandang sebanyak lima pertandingan di musim 2025-2026, dengan menantang Los Angeles Lakers, guna memutus rentetan kekalahan, di dalam Crypto.com Arena, Los Angeles, Amerika Serikat (AS), Rabu (31/12) siang WIB.
Laman NBA, Selasa, menyatakan Pistons baru belaka menelan dua kekalahan beruntun, satu di antaranya kekalahan 99-112 dari Los Angeles Clippers, pada akhir pekan lalu.
“Kami punya sistem pertahanan lalu siapa pun posisinya harus menjalankan sistem itu,” kata Manajer Detroit Pistons J.B. Bickerstaff.
Dia menjelaskan pentingnya disiplin menjalankan skema permainan, khususnya dalam sisi pertahanan yang tersebut selama ini menjadi identitas tim.
Pistons tercatat sebagai salah satu kelompok dengan pertahanan terbaik liga, namun performa yang dimaksud terganggu pada waktu menghadapi Clippers. Ditambah, kendala foul trouble pada Cade Cunningham sejak kuarter pertama turut memengaruhi jalannya laga tersebut.
Bickerstaff menambahkan setiap pemain memiliki tanggung jawab spesifik yang dimaksud saling melengkapi pada bentuk tim.
Cunningham baru mampu mencetak bilangan dalam paruh kedua, meskipun akhirnya menyembunyikan pertandingan dengan 27 poin. Sedangkan Jalen Duren juga tampil solid dengan sumbangan 18 poin kemudian 14 rebound.
Sementara itu, Lakers datang dengan kepercayaan diri usai menghentikan tiga kekalahan beruntun lewat kemenangan telak 125-101 kontra Sacramento Kings.
Megabintang Luka Doncic mengawasi dengan 34 poin, sedangkan LeBron James berkontribusi lewat 24 poin pada laga itu.
Pelatih Los Angeles Lakers J.J. Redick menganggap kemenangan itu sebagai hasil dari pendekatan mental yang lebih lanjut konsentris sepanjang pertandingan.
Lakers juga menunjukkan efisiensi serangan yang dimaksud lebih banyak baik, dan juga agresivitas bertahan yang dimaksud konsisten, dengan memaksa 19 kesalahan (turnover) oleh lawan.
Selaku pemain senior, James menambahkan, timnya harus tetap konsisten bermain kolektif untuk meraih kemenangan.
“Kami butuh konsistensi dari semua pemain, tidak hanya saja satu atau dua orang,” ujar beliau yang mana menegaskan pentingnya partisipasi kolektif di sedang absennya guard Austin Reaves akibat cedera betis.















