DKI Jakarta – Polda Metro Jaya masih menanti hasil pembanding tes DNA penderita pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho (6) dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) lalu RS Polri Kramat Jati.
“Untuk hasil antemortem serta tes DNA, dikarenakan sampel pembanding baru diambil kemarin, kami masih mengawaitu proses juga juga informasi dari Puslabfor kemudian RS Polri,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto ketika dikonfirmasi, Rabu.
Dia menjelaskan apabila hasil pemeriksaan yang disebutkan telah selesai, maka segera diumumkan.
“Sesegera kemungkinan besar akan kami ungkapkan hasilnya,” ujar Budi.
Sebelumnya, Rumah Sakit Polri Kramat Jati dalam Ibukota Timur sudah ada mulai melakukan sejumlah pemeriksaan terhadap jenazah Alvaro yang tersebut diserahkan untuk pihak forensik untuk tahapan identifikasi.
“Saat ini sedang tahapan identifikasi jenazah Alvaro,” kata Kepala RS Polri Brigjen Polisi Prima Heru Yulih pada waktu dihubungi ANTARA pada Jakarta, Hari Senin (24/11).
Pemeriksaan yang disebutkan salah satunya tahapan pemeriksaan luar lalu dalam, juga persiapan menuju pengambilan sampel DNA.
“Betul, ketika ini sedang dilaksanakan pemeriksaan luar juga dalam,” ucap Prima.
Dia menyebutkan RS Polri menerima jenazah Alvaro pada Mulai Pekan (24/11) sekitar pukul 00.45 WIB.
Pemeriksaan luar kemudian pada merupakan prosedur awal yang dimaksud wajib dikerjakan regu forensik RS Polri untuk mengetahui keadaan jenazah, memverifikasi dugaan pendorong kematian, sekaligus berubah menjadi dasar pengambilan sampel DNA lalu pemeriksaan laboratorium lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, tahapan identifikasi masih berlangsung serta RS Polri belum menyampaikan hasil maupun estimasi waktu pemeriksaan.














