Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Polda Metro Jaya segera selidiki laporan teror yang dimaksud dialami DJ Donny

Polda Metro Jaya segera selidiki laporan teror yang mana dimaksud dialami DJ Donny

Ibukota – Polda Metro Jaya segera menyelidiki laporan terkait teror yang dialami oleh pemengaruh (influencer) bernama Ramon Dony Adam atau yang dimaksud akrab disapa DJ Donny.

“Akan dikerjakan penyelidikan serta memohonkan keterang saksi-saksi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto ketika dikonfirmasi, Kamis.

Akan tetapi, beliau belum dapat menjelaskan kapan saksi-saksi yang disebutkan akan dimintai keterangan. Dia hanya saja menyebutkan laporan yang dimaksud dibenarkan juga telah lama diterima oleh Polda Metro Jaya.

“Iya, benar, sudah ada diterima laporannya persoalan dua teror itu,” ujar Budi.

Sebelumnya, individu pemengaruh (influencer) bernama Ramon Dony Adam atau yang tersebut akrab disapa DJ Donny melaporkan teror yang mana terbentuk di dalam rumahnya oleh pendatang tak dikenal.

Dia menyebutkan teror itu sudah ada terjadi dua kali. Pertama, pada Mulai Pekan (29/12) juga yang dimaksud kedua, pada Rabu (31/12) dini hari.

“Jadi, kemarin saya dapat teror, dikirim bangkai ayam ke rumah saya. Lalu, semalam jam 3.00 WIB, di dalam CCTV (kamera pengawas) terekam penduduk melempar molotov ke rumah saya,” kata Donny pada waktu ditemui pada Polda Metro Jaya, Rabu (31/12).

Menurut dia, tindakan yang dimaksud tidaklah semata-mata merugikannya, namun sudah ada mengancam keamanan keluarga lalu juga orang-orang dalam sekitarnya.

“Kalau rumah saya terbakar, mungkin saja enggak ada masalah, tapi kalau sampai rumah tetangga saya, rumah warga lain, nah, itu kan jadi masalah. Makanya, hari ini saya harus lapor ke Polda Metro Jaya,” ujar Donny.

Selain dua teror itu, ia juga mengaku seringkali menerima teror kemudian ancaman melalui telepon maupun instruksi di dalam media sosial.

“Teror telepon banyak, cuma saya enggak peduli, media sosial biasalah, di DM-DM lah, saya enggak ada masalah. Saya sendiri kan ngomongnya kasar juga, jadi enggak ada masalah,” ungkap Donny.

Terkait terduga pelaku teror tersebut, ia belum belum dapat menjelaskannya akibat merupakan tugas pihak berwajib. Dia juga mengaku tak mengetahui dalang teror tersebut.