Ibukota Indonesia – Kepolisian memburu pelaku pencurian kendaraan beroda dua bermotor yang mana menembak manusia tim Perlindungan Sipil (Hansip) hingga tewas ke Cakung Barat, DKI Jakarta Timur, pada Hari Sabtu pagi.
“Pelaku sedang kita kejar, masih lidik,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro DKI Jakarta Timur AKBP Dicky Fertoffan ketika dikonfirmasi dalam Jakarta, Sabtu.
Peristiwa ini berlangsung sekitar pukul 03.30 Waktu Indonesia Barat pada Kampung Baru, Jalan Pelajar RT 07/RW 09, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Ibukota Timur.
Korban, yakni Amerika Serikat (42) merupakan warga Kampung Sukapura, Kecamatan Cilincing, yang digunakan sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas sekaligus membantu kegiatan keamanan lingkungan sebagai Hansip ke RW 09.
AS tewas dengan luka tembak dalam perut sebelah kiri ketika berjuang menggagalkan aksi pencurian kendaraan beroda dua motor tersebut.
Kapolsek Cakung, Kompol Widodo Saputro menyebutkan, pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lalu pemeriksaan lebih banyak lanjut dalam posisi kejadian, di antaranya pengumpulan barang bukti dan juga jejak pelaku.
Dari hasil penyelidikan sementara, diduga pelaku berjumlah dua khalayak dan juga menggunakan senjata api rakitan.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kemudian mengejar pelaku. Tim sudah ada menghimpun banyak petunjuk dari penjelasan saksi dan juga rekaman CCTV di dalam sekitar lokasi,” ujar Widodo.
Saat kejadian, orang yang terluka sedang berjaga waktu malam bersatu dua rekannya, T (48) lalu R (58).
Menurut penjelasan saksi, perkembangan bermula di mana korban yang sedang memantau CCTV mengamati dua khalayak mencurigakan dalam sekitar area permukiman. Keduanya diduga hendak mencongkel kendaraan beroda dua motor yang mana terparkir pada pinggir jalan.
“Korban sedang melaksanakan jaga atau ronda waktu malam sebagai hansip RW 09. Korban pada ketika itu sedang memonitor kamera pengawas (CCTV), meninjau ada dua warga dicurigai sedang mencongkel motor,” katanya.
Melihat hal itu, penderita sama-sama dua rekannya segera berpindah menuju lokasi menggunakan sepeda gowes motor bernomor polisi B 4244 UEE yang dimaksud dikendarai oleh korban.
Sesampainya dalam lokasi, individu yang terjebak segera menabrakkan motornya ke arah kendaraan pelaku untuk menjaga dari keduanya kabur hingga terbentuk perkelahian.
Lalu terdengar ucapan tembakan sejumlah dua kali yang menyebabkan penderita terjatuh. Kedua saksi segera memohonkan pertolongan warga mengawasi kondisi korban.
“Lalu terjadi kata-kata tembakan banyaknya dua kali. Korban dengan segera terjatuh, saksi 1 lalu saksi 2 selanjutnya mengamankan diri lalu memohon pertolongan warga,” ujar Widodo.
Kepolisian engimbau warga agar masih waspada serta segera melaporkan bila mengamati aktivitas mencurigakan dalam lingkungan sekitar.














