Ibukota – Polsek Metro Penjaringan, Ibukota Indonesia Utara, mempertemukan dua anak kecil yang mana tersesat sejak Hari Sabtu (22/11) sore dengan warga tuanya pada Mingguan pagi.
Keduanya ditemukan di dalam depan Tempat Penitipan Sementara (TPS) yang mana ada dalam samping kantor Polsek Metro Penjaringan.
“Peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 WIB, saat pribadi ibu pemulung meninjau dua anak kecil yang hendak menyeberang jalan tanpa pendamping dalam depan TPS sebelah Polsek Metro Penjaringan,” kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya.
Dia mengatakan, saksi meninjau situasi kedua anak hilang yang dimaksud lalu menanyakan identitas dan juga tujuan mereka.
Karena keduanya tidak ada mampu menjelaskan dengan jelas, saksi memutuskan mengakibatkan mereka ke SPKT Polsek Metro Penjaringan.
Setibanya di dalam Polsek, personel piket yang dipimpin AKP Rubby (KSPKT C), Ipda Shele Danang Wijaya (Pawas) serta Brigadir Ardia segera memberikan pendampingan untuk kedua anak tersebut.
Petugas terlebih dahulu menenangkan serta menghibur mereka, memberikan makanan serta minuman, sebelum akhirnya anak-anak itu mengingat nama mereka.
“Seorang anak bernama Hanafi, anak Udin lalu satu lagi Ramadhan, anak dari Ita,” kata dia.
Berdasarkan identitas awal tersebut, Kapolsek Metro Penjaringan segera memerintahkan anggotanya untuk menyebarkan informasi dan juga foto kedua anak ke grup Bhabinkamtibmas, RW/RT, Pokdarkamtibmas juga seluruh jaringan komunikasi yang dimaksud dimiliki personel Polsek.
Upaya cepat yang disebutkan membuahkan hasil. Sekitar pukul 10.00 WIB, kedua warga tua anak datang ke Polsek Metro Penjaringan pasca menerima informasi terkait keberadaan putra mereka.
Mereka mengakui bahwa anak-anak yang dimaksud masih berusia sekitar tiga tahun itu sudah dicari sejak sore hari sebelumnya juga bukan ditemukan di dalam sekitar rumah atau posisi bermain biasa merek dekat Pasar Cipluk, Penjaringan.
Orang tua dengan segera mengenali anak tiap-tiap juga kedua anak pun menunjukkan reaksi serupa.
Proses serah terima anak untuk pendatang tua kemudian dilaksanakan oleh petugas. Keluarga pun dapat kembali ke rumah dengan aman.
“Kami apresiasi masyarakat yang mana peduli dan juga seluruh personel yang menggerakkan cepat sehingga kedua anak dapat segera dipertemukan dengan keluarga mereka.,” kata dia.














