Ibukota – Sub Direktorat Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku percobaan pencurian kendaraan beroda dua motor (curanmor) bersenjata api dalam Depok.
“Tim opsnal Subdit Resmob Polda Metro Jaya menangkap pelaku berinisial KM serta RA,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto pada keterangannya di dalam Jakarta, Minggu.
Dia menjelaskan kedua pelaku itu melakukan percobaan pencurian kendaraan beroda dua motor yang dimaksud terparkir di sebuah toko pada wilayah Cilangkap, Tapos, kota Depok, pada Mulai Pekan (24/11).
“Pencurian itu gagal pada waktu dipergoki oleh korban. Dalam keadaan terdesak, salah satu pelaku kemudian menodongkan senjata api ke orang yang terluka sebelum akhirnya melarikan diri,” ujar Budi.
Selanjutnya, berbekal rekaman video kamera pengawas (CCTV), orang yang terluka melaporkan kejadian yang disebutkan ke polisi agar ditindak lanjuti.
“Kemudian, menangkap kedua pelaku di dalam sebuah rumah dalam Kampung Banjaran Pucung, Tapos, Depok, Rabu (26/11) dini hari,” ucap Budi.
Saat penangkapan berlangsung, kata dia, tim juga menemukan sepucuk senjata api rakitan serta tiga butir peluru pada rumah tersebut.
“Kepada petugas, pelaku mengaku kerap menggunakan senjata api pada waktu melakukan pencurian untuk jaga diri,” terang Budi.

Selanjutnya, kedua pelaku dibawa ke Mapolda Metro Jaya untuk pemeriksaan intensif terkait dugaan keterlibatan pelaku di jaringan pencurian kendaraan bermotor.
“Atas perbuatannya, pelaku dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api ilegal dengan ancaman pidana selama 20 tahun penjara,” ungkap Budi.
Tindak kejahatan kedua pelaku itu sempat merebak di dalam media sosial Instagram melalui akun @depokhariini yang mengunggah video rekaman CCTV pada waktu kedua pelaku melakukan percobaan pencurian kendaraan beroda dua motor.
“Pelaku awalnya turun lalu hendak mengambil motor yang dimaksud terparkir, namun pada ketika itu pemilik motor mengundurkan diri dari dari toko. Melihat situasi berubah, rekan pelaku yang digunakan menanti ke motor segera mengeluarkan senpi untuk menodongkan ancaman,” tulis akun tersebut.














