Ibukota Indonesia – Polisi Militer Kodam Jayakarta (Pomdam Jaya) menyerukan berkas perkara perkara penculikan kemudian pembunuhan terhadap kepala cabang (kacab) sebuah bank dalam DKI Jakarta yang berinisial MIP (37) untuk Oditur Militer,
“Penyerahan perkara kacab bank dari Penyidik Pomdam Jaya untuk Oditur Militer DKI Jakarta II-07 Jakarta,” kata Kepala Oditurat Militer (Kaotmil) II-07 Ibukota Indonesia Kolonel Chk Andri Wijaya pada waktu dikonfirmasi di dalam Jakarta, Hari Senin (15/12).
Menurut dia, terdapat tiga dituduh pada perkara yang dimaksud yang dimaksud berasal dari kesatuan Detasemen Markas (Denma) Kopassus, yakni Serka MN, Kopda FH, dan juga Serka FY.
Berkas perkara yang mana diterima itu selanjutnya diperiksa untuk meyakinkan kelengkapan asal formil kemudian materiil.
“Berkas diterima oleh Otmil, kemudian dijalankan pemeriksaan sarat formil, materiil. Jika telah terpenuhi, akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Militer,” jelas Andri.
Dia pun melakukan konfirmasi serangkaian penyelesaian perkara yang dimaksud dijalankan secara transparan untuk memberikan kepastian hukum.
“Otmil II-07 Ibukota menjamin proses penyelesaian perkara secara cepat lalu transparan dengan mengedepankan azas kepastian hukum juga memenuhi rasa keadilan,” ucap Andri.
Sebelumnya, Pomdam Jaya menetapkan Kopda FH sebagai terperiksa pada persoalan hukum penculikan dan juga pembunuhan terhadap kacab sebuah bank di dalam DKI Jakarta berinisial MIP (37).
Tersangka Kopda FH ketika ini telah terjadi dikerjakan penjara dalam Pomdam Jaya.
“Terhadap yang dimaksud bersangkutan (Kopda FH), telah dijalankan penangkapan dan juga ditetapkan sebagai tersangka,” kata Danpomdam Jaya Kolonel CPM Donny Agus ketika dikonfirmasi, hari terakhir pekan (12/9).
Seperti diketahui, terdapat empat aktor utama di perkara penculikan lalu pembunuhan kacab sebuah bank dalam DKI Jakarta berinisial MIP yang tersebut jasadnya ditemukan di Bekasi, Jawa Barat, pada 21 Agustus 2025, yakni C, DH, YJ serta AA. Mereka ditangkap di lokasi lalu waktu yang berbeda-beda.
Pelaku berinisial DH, YJ juga AA ditangkap pada 23 Agustus 2025, pukul 20.15 Waktu Indonesia Barat di tempat Solo, Jawa Tengah.
Kemudian, pelaku berinisial C ditangkap dalam area Pantai Indah Kapuk (PIK), DKI Jakarta Utara, pukul 15.30 Waktu Indonesia Barat pada 24 Agustus 2025.
Seorang Kepala kantor cabang pembantu (KCP) sebuah bank di dalam Ibukota Indonesia berinisial MIP diduga menjadi individu yang terjebak penculikan serta pembunuhan di salah satu pusat perbelanjaan dalam Ciracas, DKI Jakarta Timur.
Jenazah ditemukan dalam Kampung Karangsambung, RT 8/RW 4, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kota Bekasi, Jawa Barat, sekitar pukul 05.30 WIB.
Seorang warga di dalam area persawahan itu pertama kali menemukan jenazah di kondisi tangan juga kaki terikat, sementara mata terlilit lakban.
Jenazah kemudian segera dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk rute autopsi sebagai rangkaian dari penyelidikan.















