Ibukota Indonesia – Presiden Bayern Munich Herbert Hainer menyatakan kekal optimistis bahwa klubnya dapat menunda kontrak Dayot Upamecano, walaupun sang bek sedang Prancis itu diincar beberapa orang klub top Eropa dan juga kontraknya akan berakhir pada akhir musim 2025/26.
“Saya optimistis. Dari semua yang saya dengar, bahkan ketika berbicara segera dengannya: beliau sangat menikmati berada ke Bayern, merasa sangat nyaman, juga juga sangat cocok dengan pelatih,” ujar Herbert Hainer seperti diambil dari pakar pemindahan Fabrizio Romano pada Kamis.
“Tentu belaka saya berharap semuanya sanggup tercapai bersatu kami. Tapi seperti yang digunakan saya katakan, pada akhirnya kontrak itu masih harus ditandatangani.”
Dayot Upamecano memang sebenarnya berubah menjadi salah satu pemain kunci Bayern sejak didatangkan dari RB Leipzig pada 2021 silam.
Performa apiknya pada jantung pertahanan Die Roten menimbulkan masa depannya terus berubah jadi sorotan.
Negosiasi perpanjangan kontrak antara Bayern lalu pemain berusia 27 tahun itu sudah ada berlangsung cukup lama, tetapi hingga sekarang belum ada kesepakatan final.
Situasi ini dimanfaatkan klub-klub besar lain, termasuk Real Madrid, yang digunakan dikabarkan memantau ketat perkembangan situasi Upamecano.
Mengenai minat dari klub lain, Hainer menyebutkan bahwa sangat wajar apabila sejumlah klub yang mana dikaitkan dengan sang pemain.
“Ketika Anda miliki pemain seperti beliau yang digunakan bermain sangat bagus, wajar bila klub-klub lain tertarik.”
Dengan kompetisi yang tersebut semakin ketat juga bursa transaksi musim dingin yang akan dibuka Januari mendatang, Bayern berharap bisa jadi menyelesaikan saga kontrak Upamecano secepat mungkin saja agar fokus tim bukan terganggu dalam berada dalam perburuan peringkat Bundesliga serta Kejuaraan Champions.















