SIDOARJO – Jelang bergulirnya Kualifikasi Piala Asia U-23 di area Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan juga FIFA Matchday di tempat Surabaya, pengamanan diperketat menyusul aksi demonstrasi yang tersebut sempat terjadi di tempat beberapa wilayah Jawa Timur. Ketua Asprov PSSI Jawa Timur, Ahmad Riyadh, memverifikasi bahwa pihaknya telah dilakukan berkoordinasi dengan TNI kemudian Polri.
Pengamanan akan dilaksanakan secara maksimal, bahkan dengan total personel tak terbatas. “Dukungan dari pihak kepolisian serta TNI sudah ada beres. Personelnya all out, semuanya no limit sebab ini menyangkut nama bangsa. Tidak boleh ada hal keamanan yang digunakan terganggu,” tegas Riyadh di konferensi pers di tempat Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Selain melibatkan aparat, PSSI juga menggandeng komunitas suporter di dalam Jawa Timur. Para suporter siap membantu mengamankan jalannya pertandingan, sebagai wujud komitmen merek di menjaga citra sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Profil 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia U-23 dalam Kualifikasi Piala Asia 2026
“Mereka menggalang dan juga terlibat mengamankan, menjamin bahwa suporter 100% untuk Timnas Indonesia. Mereka akan menjaga ‘rumah sendiri’ dengan baik. Jika ada provokator, kami serahkan untuk pihak keamanan,” tutur Riyadh.
Menurut Riyadh, suksesnya dua event internasional ini akan menjadi cerminan bagi Jawa Timur kemudian Indonesia pada mata dunia. “Kalau ada apa-apa, seluruh dunia tahu bahwa Indonesia tiada aman, berdampak buruk pada pembangunan ekonomi serta pariwisata. Kita buktikan bahwa Jawa Timur layak menjadi contoh internasional di tempat bidang keamanan,” pungkasnya.
Baca Juga: Preview Timnas Indonesia vs Laos: Misi 3 Poin Utama Garuda Muda di dalam Kualifikasi Piala Asia U-23
Jadwal Padat Timnas di dalam Jawa Timur
Rabu, 3 September 2025: Timnas U-23 vs Laos (Kualifikasi Piala Asia) di area Sidoarjo.















