Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Qatar: Global Jangan Standar Ganda, Harus Hukum negeri Israel berhadapan dengan Kejahatannya!

Qatar: Global Jangan Standar Ganda, Harus Hukum negeri negara Israel berhadapan dengan Kejahatannya!

Macanbolanews

macanbolanews.com DOHA – Awal Menteri (PM) Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mendesak publik internasional untuk menolak standar ganda lalu memohonkan pertanggungjawaban Israel. Pernyataan ini disampaikan menjauhi konferensi puncak darurat yang tersebut dijalankan sebagai respons menghadapi serangan militer Zionis yang tersebut belum pernah terjadi sebelumnya terhadap anggota organisasi Hamas di area Doha.

Serangan mematikan tersebut—yang dilaksanakan oleh sekutu utama Amerika Serikat—memicu gelombang kritik, termasuk kecaman dari Presiden Donald Trump, walau masih mengirimkan Menteri Luar Negeri Marco Rubio ke negara Israel sebagai bentuk dukungan.

Para pemimpin Arab dan juga Islam menyelenggarakan pertemuan darurat pada hari Mulai Pekan (15/9/2025). Ini adalah menjadi unjuk rasa persatuan di dalam antara negara-negara Teluk juga berupaya untuk meningkatkan tekanan terhadap Israel, yang mana sudah ada menghadapi seruan yang tersebut semakin meningkat untuk mengakhiri peperangan juga krisis kemanusiaan pada Gaza, Palestina.

Baca Juga: Terungkap Cara negeri Israel Serang Qatar: Rudal Jet F-35 Bobol Langit Arab Saudi lalu Hantam Doha

“Waktunya telah dilakukan tiba bagi komunitas internasional untuk berhenti menggunakan standar ganda dan juga menghukum negara Israel berhadapan dengan semua kejahatan yang digunakan telah lama dilakukannya,” ujar PM Al Thani di rapat persiapan pada hari Minggu, seraya menambahkan bahwa “perang pemusnahan” tanah Israel di dalam Kawasan Gaza tiada akan berhasil.

“Yang mengupayakan tanah Israel untuk melanjutkan…adalah kebisuan, ketidakmampuan komunitas internasional untuk memohonkan pertanggungjawabannya,” ujarnya, seperti dikutipkan AFP.

Di antara para pemimpin yang diharapkan hadir pada rapat puncak hari Mulai Pekan adalah Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Utama Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani, serta Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.