DKI Jakarta – Rajawali Medan mendatangkan guard muda blasteran Indonesia -Kamerun, Likemo Victor Deo Putra Conrad, untuk menguatkan skuad menghadapi Indonesian Basketball League (IBL) 2026 yang dimulai pada 10 Januari.
Laman IBL, Minggu, menyatakan pemain yang kerap disapa Deo itu telah dilakukan berkiprah kemudian menonjol ke kompetisi bola basket pelajar lalu mahasiswa, sehingga disebut sebagai salah satu talenta eksplosif dengan kemampuan penetrasi yang digunakan tajam.
Dia mulai mencuri perhatian pada waktu menguatkan SMA BPK Penabur Cirebon ke event Development Basketball League (DBL). Kecepatan dribble serta akurasi menyebabkan beliau tampil dominan pada DBL 2021 West Java Series.
Saat itu, beliau membukukan akurasi tembakan 45,9 persen kemudian mengemas total 54 poin, 16 rebound, delapan assist, juga tujuh steal sepanjang musim. Konsistensinya menciptakan Deo terpilih sebagai anggota DBL Nusantara All-Star 2022.
Setelah sukses di level pelajar, Deo melanjutkan karier ke Turnamen Mahasiswa (Lima) sama-sama Universitas Kristen Maranatha.
Pemain berdarah campuran itu kembali menunjukkan kemampuan lengkap sebagai guard serbabisa. Dalam salah satu pertandingan, Deo pernah membukukan 39 poin, 14 rebound, 12 assist, lalu lima steal. Catatan yang disebutkan berkontribusi pada nilai efisiensi 29 yang dimaksud mengukuhkannya sebagai pemain kunci regu putra Maranatha.
Saat di dalam Rajawali Medan, beliau akan bekerja ke bawah arahan ahli Efri Meldi. Kepelatihan itu merupakan sosok yang mana dikenal sebagai pembina guard berkualitas di dalam bola basket nasional.
Sejumlah pemain yang dimaksud pernah tumbuh ke bawah asuhannya antara lain Antoni Erga, Samuel Devin Susanto, Nuke Tri Saputra, Andre Adrianno, Respati Ragil Pamungkas, juga Yo Sua yang tersebut pada masa kini bermetamorfosis menjadi asisten instruktur Rajawali.
Kedatangan Deo ke Rajawali sudah pernah diprediksi sejak awal, mengingat hubungan erat klub yang dimaksud dengan GMC Cirebon.
Salah satu instruktur GMC, Njoo Lie Fan (Arif Gunarto), juga pernah menjabat sebagai instruktur kepala Rajawali pada musim 2025, sehingga kedekatan kedua kubu mempermudah rute transfer.
Setelah bergabungnya Deo Conrad, Rajawali Medan berharap dapat menambah variasi serangan dari lini belakang, juga meningkatkan kekuatan kedalaman skuad di persaingan kompetisi mendatang.
Untuk menghadapi IBL 2026, kelompok yang bermarkas di dalam GOR Unimed, Medan, itu berubah jadi salah satu klub yang tersebut bergerak pada bursa transaksi pemain. Setidaknya hingga pada masa kini ada lima pemain yang digunakan sudah ada didatangkan oleh klub tersebut, begitu juga dengan yang tersebut dilepas guna menyeimbangkan komposisi pemain pada skuad.















