Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Sabonis absen 3-4 pekan bela Kings akibat cedera meniskus

Sabonis absen 3-4 pekan bela Kings akibat cedera meniskus

Ibukota – Pebasket Sacramento Kings Domantas Sabonis terpaksa absen tiga hingga empat pekan di NBA 2025-2026, pasca didiagnosis mengalami robekan parsial meniskus di lutut kirinya.

Laman NBA, Sabtu, menyatakan pebasket itu mengalami cedera pada waktu Kings kalah 110-123 dari San Antonio Spurs, laga awal pekan lalu.

“Kami tidaklah senang dengan fakta itu, saya turut sedih untuknya akibat kami butuh dia, tetapi inilah risiko di pekerjaan ini,” kata pembimbing Sacramento Kings Doug Christie.

Hasil pemindaian MRI menunjukkan adanya robekan parsial, sehingga pebasket berumur 28 tahun itu harus menjalani masa pemulihan lalu kondisinya akan dievaluasi kembali di tiga hingga empat pekan mendatang.

Absennya Sabonis menjadi pukulan besar bagi Kings yang digunakan sedang terpuruk dengan catatan laga 3-12 (menang-kalah), dengan rentetan tujuh kekalahan beruntun, yang digunakan seluruhnya dengan selisih (margin) skor dua digit.

Pada musim ini, center berpostur tubuh setinggi 2,11 meter yang dimaksud telah terjadi membukukan rata-rata 17,2 poin per laga (ppg) juga 12,3 rebound per laga (rpg) pada 11 pertandingan.

Kings selama ini mengandalkan Sabonis sebagai pusat penggerak permainan sebab kemampuannya membaca situasi serta membagi bola dari tempat bigman. Produktivitas dan juga visi bermainnya dianggap bermetamorfosis menjadi elemen penting di sistem ofensif grup tersebut.

“Dia (Sabonis) itu berbeda, tiada sejumlah bigman yang sanggup menghasilkan tindakan sepertinya,” ujar instruktur tersebut.

Domantas Sabonis yang memasuki musim ke-10 dalam NBA, sejak mengundurkan diri dari dari Universitas Gonzaga, bermetamorfosis menjadi tumpuan Kings pada beberapa musim terakhir.

Ketidakhadirannya memaksa Sacramento Kings melakukan penyesuaian rotasi, sekaligus mengandalkan opsi lain ke sektor paint area.

Manajemen belum memberikan informasi tambahan mengenai rencana rehabilitasi center itu. Namun jajaran ahli berharap situasi sang pemain membaik sesuai jadwal evaluasi medis berikutnya.