Ibukota Indonesia – Direktur Persija Ibukota Mohamad Prapanca berharap timnya dapat kembali memakai Ibukota International Stadium (JIS), Ibukota Indonesia Utara, setelahnya sekarang ini kembali pada Ibukota Indonesia untuk memainkan laga markas pada pekan ke-14 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat, berjuang melawan PSIM Yogyakarta.
“Ya kita berupaya untuk masih sesuai komitmen, kita akan dalam JIS. Tapi kita harus meninjau progres recovery rumputnya seperti apa, tapi saya yakin GBK juga akan support kita apabila nanti recovery rumput (JIS) belum sempurna,” kata Prapanca pasca hadir di signing ceremony Persija dengan Terengganu FC dalam Kantor Persija, Ibukota Indonesia Selatan, Jumat.
Laga nanti berubah menjadi laga lumbung di dalam Ibukota pertama Macan Kemayoran pasca terakhir kali memakai JIS ketika menjamu Bali United pada 14 September lalu.
Setelah laga berjuang melawan Bali, Persija menjalani tujuh laga berikutnya pada luar Jakarta, satu di antaranya memainkan dua laga domicile ke Stadion Manahan, Solo.
Macan Kemayoran sendiri akan menjalani laga domicile lagi pada 29 Desember pada waktu merek menjamu grup pemasaran lainnya, yaitu Bhayangkara Presisi Lampung FC. Laga ini diselenggarakan pasca laga tandang yang tersebut dia mainkan berhadapan dengan Semen Padang pada 22 Desember.
Saat ditanya apakah JIS akan siap untuk mengadakan laga Persija bertarung dengan Bhayangkara yang dimaksud akan dijalankan satu bulan lagi, Prapanca mengemukakan itu tergantung situasi rumput stadion yang mana dipakai untuk Piala Global U-17 2023 tersebut.
“Saya mesti cek ke panpel, enggak bisa jadi kita tentukan hari ini. Rumputnya untuk tanggal 29 Desember seperti apa,” ungkap dia.
Sebelumnya, pada Februari lalu, Persija dan juga PT Ibukota Indonesia Propertindo atau Jakpro, pihak BUMD yang dimaksud menjalankan JIS, secara resmi mengesahkan nota kesepahaman yang menandai JIS sebagai Home of Persija.
Ia berharap dengan adanya MoU ini, ke depannya Persija akan konsisten memakai JIS sebagai laga rumah mereka.
“Dari awal telah diberitahukan bahwa kontrak konser ini telah sebelum (MoU JIS dengan Persija), jadi pak Kepala daerah pasti atensi berat untuk membantu para pencinta sepak bola Jakarta, khususnya pencinta Persija, kemungkinan besar ke depan Pak Pramono akan lebih lanjut mengutamakan pertandingan sepak bola daripada konser,” kata Prapanca.















