Laga Timnas Indonesia kontra Lebanon dalam Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Hari Senin (8/9/2025) malam, berlangsung dengan tensi tinggi. Kevin Diks terlibat adu mulut dengan pemain Lebanon bernomor punggung 7, Karim Darwich pada menit ke-25 pasca rekannya dilanggar keras. Situasi memanas kemudian menimbulkan wasit harus menenangkan kedua pihak.
Namun, tensi panas itu tidak ada berlanjut hingga akhir laga. Saat turun minum, Kevin Diks justru terlihat berbincang akrab dengan lawannya. Keduanya bahkan saling berpelukan sebelum kembali ke ruang ganti. Gestur yang disebutkan disambut tepuk tangan penonton yang menilai momen itu sebagai wujud sportivitas dalam sedang pertandingan yang keras.
Baca Juga: Ranking FIFA Timnas Indonesia usai Ditahan Imbang Lebanon
Sejak awal laga, Lebanon memang benar tampil dengan gaya permainan yang digunakan keras juga penuh kontak fisik. Beberapa kali pemain Garuda menjadi korban tekel berbahaya, termasuk Marselino Ferdinan yang tersebut dihantam keras pada menit-menit akhir fase kedua. Selain itu, pasukan tamu juga kerap mencoba mengulur waktu dengan aksi jatuh berkepanjangan atau pura-pura cedera, menimbulkan tempo pertandingan kerap tersendat.
Pertandingan sendiri berakhir tanpa gol. Meski demikian, momen damai antara Kevin Diks serta pemain Lebanon menjadi sorotan positif, menunjukkan bahwa rivalitas pada lapangan tetap saja sanggup diakhiri dengan rasa saling menghormati. Dalam laga yang sarat tensi dan juga diwarnai permainan keras, momen itu menjadi pengingat bahwa sepak bola masih menjunjung sportivitas.















