Ibukota Indonesia – Tim bulu tangkis Indonesi menyembunyikan laga nomor perseorangan ASEAN School Games (ASG) 2025 dengan meraih tiga medali emas, tiga perak, serta dua perunggu pada turnamen yang digunakan bergulir pada Brunei Darussalam, 20-28 November.
Tambahan medali dari sektor perseorangan itu melengkapi dua emas yang sebelumnya diraih Tanah Air pada nomor beregu. Dominasi Negara Indonesia terlihat pada tiga sektor setelahnya tercipta final sesama perwakilan Merah Putih dalam tunggal putra, ganda putra, juga ganda putri.
Pada tunggal putra, Fardhan Rainanda Joe pergi dari sebagai juara setelahnya menundukkan rekannya Denis Azzarya dengan skor 21-18, 21-17.
Laga ketat terbentuk di dalam final ganda putra saat M. Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono menghadapi unggulan utama Anju Siahaan/Faizal Pangestu. Barrok/Edsel harus melalui tiga gim sebelum melakukan konfirmasi kemenangan 17-21, 21-19, 22-20.
“Alhamdulillah lancar, ini sesuai target lalu harapan kami untuk meraih medali emas,” kata Edsel di pernyataan resminya, Kamis.
“Di final adalah lawan terberat lantaran bertemu teman sendiri. Poinnya mepet terus. Setelah ini target kami ingin masuk pelatnas,” kata beliau menambahkan.
Sementara itu, pasangan Selsi Josika/Yasintha Ristyna Putri meyakinkan emas ganda putri pasca mengalahkan Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri 21-16, 21-18.
Sementara itu, dua perunggu disumbangkan dari sektor tunggal putri melalui Mayla Cahya Afilian Pratiwi kemudian Jolin Angelia.
ASEAN School Games merupakan pesta olahraga tahunan pelajar Asia Tenggara yang tersebut mempertemukan atlet-atlet muda dari berubah-ubah negara kawasan. Edisi 2025 berlangsung di dalam Brunei Darussalam.













