Ibukota – Tim panahan berkuda (HBA) Tanah Air mencetak prestasi pada Kejuaraan Global Panahan Berkuda (International Horseback Archery Alliance World Championships 2025) dalam Tennessee Valley Archery, AS.
Menempati peringkat kedua pada bawah juara umum, Negara Indonesia semakin sempurna dengan keberhasilan Kaisar Akhtar Firdauz kemudian Omar El Farooq Putra Alleut, yang mana memecahkan rekor bola di turnamen bergengsi itu.
“Ini merupakan suatu kebanggan bagi bumi HBA Indonesia, Kami ucapkan selamat untuk TIM HBA Indonesi kemudian juga apresiasi yang setinggi-tingginya berhadapan dengan rekor bola yang tersebut diraih Akhtar serta Omar,” kata manajer grup Negara Indonesia Ali Fathi Assegaf pada pernyataan ditulis pada Jumat.
Dia juga berterima kasih untuk Ketua Umum PP Pordasi Bapak Aryo PS Djojohadikusumo yang telah terjadi menyokong penuh partisipasi atlet di kompetisi bumi itu.
Akhtar memecahkan rekor bola pada kategori kategori junior dengan 147,97 poin, sedangkan Omar pada Young Rider Category dengan 144,41 poin.
Indonesia yang tersebut diperkuat Azral Mardin, Kaisar Akhtar Firdauz, kemudian Omar El Farooq Putra Alleut menduduki peringkat kedua dengan satu medali emas, tiga medali perak, dan juga tiga medali perunggu.
Peringkat pertama ditempati Prancis dengan tiga medali emas, dua medali perak, lalu tiga medali perunggu.
Akhtar meraih medali emas dari kelas raid 2.3.5 kemudian medali perunggu dari kategori junior.
Omar menyumbangkan 2 medali perak dari kategori young individual kemudian overall individual.
Omar juga mendapatkan dua medali perunggu kemudian satu perak dari kategori grup event.















