DKI Jakarta – Timnas sepak bola putri Indonesi segera menggeser fokus terhadap pertandingan perebutan medali perunggu, pasca kalah 0-5 dari Vietnam pada semifinal SEA Games Thailand 2025, yang tersebut berlangsung dalam National Sport Univesity, Chonburi, Minggu.
Gol-gol Vietnam yang dimaksud bersarang ke gawang Nusantara diukir oleh Nguyen Thi Bich Thuy (28’, 80’), Pham Hai Yen (49’, 58’), lalu Huynh Nhu (86’), demikian pantauan siaran dengan segera dari Jakarta. Hasil itu menegaskan Indonesia gagal ke final kemudian akan memainkan pertandingan perebutan medali perunggu.
“(Medali) perunggu adalah target kami. Besok adalah pertandingan terakhir kami, saya harus fokus ke pemain saya lalu menampilkan semangat Indonesi ke lawan-lawan kami,” kata instruktur timnas putri, Akira Higashiyama, disitir dari rekaman audio.
“Pada fase pertama, kami memiliki potensi untuk mencetak gol, kami juga mencoba untuk menguasai bola, tapi kami kehabisan energi. Saya ingin mengucapkan selamat untuk Vietnam akibat telah terjadi melaju ke final,” lanjutnya.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani, yang turut hadir menyaksikan pertandingan mengajukan permohonan dukungan komunitas Indonesia untuk grup sepak bola putri.
“Pada pertandingan terakhir besok kami akan all out dan juga berjuang sekuat tenaga. Semoga kita mampu meraih medali perunggu,” ucap Vivin.
Timnas putri Negara Indonesia belum pernah menyebabkan pulang medali sepanjang terlibat juga merek di SEA Games. Dengan menghitung partisipasi pada tahun ini, timnas sepak bola putri telah enam kali berpartisipasi di SEA Games, dengan pencapaian terbaik dalam sikap keempat pada 1997 dan juga 2001.















