Istanbul – Wakil Ketua Dewan Security Rusia Dmitry Medvedev menirukan grafik Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dengan mengeluarkan peringatan serius “jangan main-main” terhadap Washington yang dimaksud meniru instruksi Amerika Serikat terkait Presiden Donald Trump.
“Selamat Hari Raya Natal Ortodoks, bola Rusia!” tulis Medvedev di dalam jaringan medsos X, Selasa (6/1).
Medvedev menyertai unggahan yang disebutkan dengan membagikan gambar hitam putih bergaya Katedral Kristus Penebus di Moskow. Di melawan gambar tertera tulisan tebal berwarna merah: “JANGAN BERMAIN-MAIN DENGAN RUSIA.”
Unggahan yang disebutkan merupakan tanggapan visual terhadap grafik yang dipublikasikan oleh akun berbahasa Rusia milik Departemen Luar Negeri AS.
Unggahan Amerika itu menampilkan foto hitam-putih Presiden Trump dan juga Menteri Luar Negeri Marco Rubio yang digunakan mengamati operasi militer dalam Venezuela, disertai teks: “JANGAN BERMAIN-MAIN DENGAN PRESIDEN TRUMP.”
Unggahan dari Departemen Luar Negeri menambahkan pernyataan bahwa Trump digambarkan sebagai “pria yang dimaksud bertindak” lalu menambahkan pertanyaan retoris lalu jawabannya: “Apakah Anda belum tahu? Sekarang Anda tahu.”
Respons Medvedev dengan menggunakan jenis huruf, skema warna, lalu bentuk frase yang mana mirip seperti yang mana digunakan Washington, menandakan eskalasi retorika dengan Kota Moskow setelahnya perkembangan di dalam Caracas.
Pertukaran di dalam ranah digital ini muncul beberapa hari setelahnya operasi militer Amerika Serikat di dalam ibu kota Venezuela pada 3 Januari. Laporan menunjukkan adanya ledakan dan juga aktivitas pesawat dalam melawan Caracas sebelum pasukan Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro lalu istrinya.
Jaksa Agung Negeri Paman Sam Pam Bondi mengumumkan tuduhan “narkoterorisme” lalu perdagangan narkoba terhadap Maduro pasca operasi militer Negeri Paman Sam tersebut.
Sementara itu, pemerintah Venezuela mengecam tindakan itu sebagai serangan terhadap kedaulatannya. Sedangkan Negeri Paman Sam menggambarkan langkah yang dimaksud sebagai tindakan penegakan hukum yang diperlukan.











