Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Trump ancam akan PHK banyak pemukim apabila “shutdown” tak terelakkan

Trump ancam akan PHK sejumlah pemukim apabila “shutdown” tak terelakkan

Washington – Presiden Negeri Paman Sam Donald Trump pada Selasa (30/9) mengemukakan bahwa apabila berjalan penutupan pemerintahan (government shutdown), pemerintahannya akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap "banyak orang."

Dia juga menyalahkan kubu Demokrat dalam Kongres Negeri Paman Sam melawan kebuntuan negosiasi pendanaan pada waktu ini.

"Ya, Demokrat menginginkan shutdown pemerintahan. Jadi, apabila Anda menyebabkan shutdown, Anda harus melakukan PHK. Jadi, kita akan mem-PHK banyak pemukim yang tersebut akan sangat terdampak, dan juga Demokrat, dia (yang di-PHK) adalah dari Demokrat," ungkap Trump terhadap awak media dalam Gedung Putih.

Di lain pihak, pemimpin Senat Negeri Paman Sam dari Partai Demokrat Chuck Schumer menyatakan bahwa tanggung jawab shutdown ada dalam pundak Trump.

"Itu merupakan penutupan pemerintahan yang tersebut dikerjakan oleh Donald Trump. Dia yang digunakan bertanggung jawab melawan hal tersebut," kata Schumer dalam media X, seraya mengunggah ulang video Trump.

Trump pada hari yang tersebut identik juga menyalahkan Demokrat akibat bersikeras memberikan layanan kesehatan gratis bagi imigran ilegal.

Pesan yang tersebut identik digaungkan sebelumnya oleh Wakil Presiden JD Vance, Ketua DPR Mike Johnson, juga beberapa jumlah anggota Partai Republik dalam Senat.

Dalam pidato dalam hadapan Senat Amerika Serikat sebelumnya, Schumer mengungkapkan bahwa terlalu berbagai anggota Partai Republik yang dimaksud berbohong mengenai sikap Partai Demokrat.

"Undang-undang melarang imigran tanpa dokumen menerima pembayaran dari Medicare, Medicaid, atau ACA (Affordable Care Act). Tidak ada uang, bahkan sepeser pun, dari dana federal yang dialokasikan ke sana," kata Schumer.

Pemerintah federal akan mengalami shutdown pada Rabu (1/10) mulai 00.01 dini hari, kecuali apabila Kongres menyetujui rancangan undang-undang (RUU) anggaran federal di beberapa jam ke depan.

Anggota Partai Republik, yang tersebut pada waktu ini menguasai 53 kursi di dalam Senat, membutuhkan setidaknya tujuh anggota dari Partai Demokrat pada majelis membesar Negeri Paman Sam itu untuk menyokong tempat Republik guna meloloskan RUU tersebut.

Sumber: Xinhua

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI ke website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.