Washington – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang mendiskusikan “berbagai opsi” untuk mengakuisisi Greenland, termasuk kemungkinan pengaplikasian militer AS, kata Gedung Putih pada Selasa (6/1).
“Presiden Trump sudah pernah menyatakan dengan jelas bahwa pembelian Greenland merupakan prioritas keamanan nasional Amerika Serikat juga hal ini penting untuk mengurangi para pesaing kami dalam kawasan Arktik,” kata juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt pada tanggapannya melawan pertanyaan Anadolu.
Leavitt menambahkan bahwa Presiden Trump bersatu timnya sedang mendiskusikan bermacam opsi untuk mengejar tujuan kebijakan luar negeri yang digunakan disebutnya penting tersebut.
“Tentu saja, pengaplikasian militer Amerika Serikat terus-menerus berubah jadi salah satu opsi yang mana berada di kewenangan Panglima Tertinggi,” ucap Leavitt.
Pernyataan yang disebutkan disampaikan menyusul usulan berulang Presiden Donald Trump untuk mengakuisisi Greenland itu demi kepentingan strategis AS.
Sehari pasca operasi militer Amerika Serikat di Venezuela yang dimaksud berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro, Trump pada Akhir Pekan (4/1) kembali mengulangi seruan untuk mengambil alih Greenland demi kepentingan keamanan nasional.
“Kami membutuhkan Greenland dari sudut pandang keamanan nasional, juga Denmark bukan akan mampu melakukannya,” ujar Trump sewaktu ditanya mengenai peluang tindakan Negeri Paman Sam terhadap Greenland.
Greenland merupakan wilayah otonom pada Kerajaan Denmark lalu telah dilakukan berulang kali menolak usulan yang digunakan mengarah pada pemindahan kedaulatan terhadap Amerika Serikat.
Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, telah dilakukan mendesak Trump untuk menghentikan bermacam ancaman tersebut.














