Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

UEA tegaskan dukungan penuh untuk Nusantara terkait kemanusiaan

UEA tegaskan dukungan penuh untuk Nusantara terkait kemanusiaan

DKI Jakarta – Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Tanah Air Abdulla Salem Al Dhaheri menyatakan bahwa UEA akan setiap saat menyokong dan juga bekerja sebanding penuh terhadap Indonesia, khususnya di hal kegiatan kemanusiaan kemudian manajemen krisis.

“Kami akan selalu menggalang permintaan Indonesia, asalkan merekan menyatakan ‘ya, Tanah Air terbuka untuk upaya internasional’, kami akan berubah menjadi yang pertama menanggapi,” kata Dubes Al Dhaheri pada media gathering di dalam Jakarta, hari terakhir pekan malam.

Pernyataan itu muncul pada waktu menanggapi apakah UEA akan mengirimkan bantuan kemanusiaan ketika Tanah Air mulai terbuka untuk menerima bantuan internasional untuk disalurkan untuk wilayah terdampak bencana di dalam Aceh, Sumatra Utara, juga Sumatra Barat.

Dubes UEA itu mengemukakan bahwa pihaknya sudah pernah menerima telepon dari kabinet yang memohon untuk berkonsultasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terkait pengiriman bantuan kemanusiaan tersebut, menambahkan UEA memahami bahwa Tanah Air belum menetapkan keadaan darurat nasional.

Menurutnya, UEA memiliki hubungan yang tersebut baik dengan pemerintah provinsi-provinsi tersebut, mengemukakan bahwa pihak UEA juga akan berkonsultasi dengan pemerintah provinsi terkait pengiriman bantuan kemanusiaan.

Sebelumnya pada hari yang digunakan sama, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan bahwa Nusantara masih dapat melakukan penanganan bencana banjir lalu longsor dalam Sumatra secara mandiri, sehingga bantuan dari negara-negara sahabat masih belum diperlukan.

Meskipun demikian, Sugiono permanen mengucapkan terima kasih menghadapi tawaran bantuan dari negara-negara sahabat, mengemukakan bahwa tawaran yang dimaksud mencerminkan perhatikan mereka terhadap situasi di dalam Indonesia.

Pada Rabu (3/12), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga menyatakan bahwa Negara Indonesia masih sanggup untuk mengatasi bencana di dalam Sumatra serta masih memiliki stok pangan yang cukup bagi para korban bencana.

Berdasarkan data BNPB hingga hari terakhir pekan malam, jumlah agregat orang yang terdampar meninggal dunia akibat banjir lalu longsor di dalam Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat sejak pekan tak lama kemudian mencapai 883 jiwa, sementara 520 lainnya masih hilang, dan juga lebih banyak dari 4.200 warga terluka.