Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

WBC perintahkan Smith jalani laga pertahankan penghargaan lawan Puello

WBC perintahkan Smith jalani laga pertahankan penghargaan lawan Puello

Ibukota – World Boxing Council (WBC) memerintahkan juara bola kelas super ringan (63,5 kg) Dalton Smith menjalani laga wajib untuk mempertahanankan gelar kejuaraan menghadapi mantan pemegang sabuk juara dua kali, Alberto Puello dengan periode negosiasi selama 30 hari.

“Jika tiada tercapai kesepakatan antara kedua pihak (selama periode negosiasi), WBC akan melakukan penawaran hadiah sesuai dengan Peraturan dan juga Ketentuan WBC,” kata Presiden World Boxing Council Mauricio Sulaimán pada laman resmi WBC yang dipantau pada Jakarta, Jumat.

Smith mencetak kemenangan mengejutkan pada 10 Januari saat ia menjatuhkan lalu menghentikan perlawanan Subriel Matías pada ronde kelima untuk merebut sabuk juara planet kelas super ringan WBC.

Pertarungan yang disebutkan menjadi salah satu kejutan besar di divisi superringan sebab Matias sebelumnya dikenal sebagai petinju dengan daya pukul keras kemudian dominan ke kelasnya.

Kemenangan yang dimaksud sekaligus menandai puncak perjalanan karier Smith. Petinju dengan syarat Inggris itu tampil agresif sejak ronde awal dan juga berhasil memanfaatkan celah pertahanan lawannya sebelum akhirnya menjatuhkan Matias serta memaksa wasit menghentikan laga pada ronde kelima.

Dengan kemenangan itu, Smith menguatkan rekor tak terkalahkan berubah menjadi 19 kemenangan, salah satunya 14 kemenangan yang tersebut diraih lewat knockout (KO), yang tersebut membuatnya semakin diperhitungkan sebagai salah satu petinju papan menghadapi dalam divisi super ringan dunia.

Petinju berusia 29 tahun itu sebelumnya berharap dapat menjalani laga penyatuan gelar kejuaraan menghadapi juara planet seperti juara International Boxing Federation (IBF) Richardson Hitchins atau juara kelas super ringan World Boxing Organization Shakur Stevenson.

Namun, sebelum memikirkan pertarungan besar tersebut, Smith harus terlebih dahulu memenuhi kewajiban sebagai juara planet dengan menghadapi penantang wajib yang ditunjuk oleh WBC, Alberto Puello.

Puello berstatus sebagai penantang wajib setelahnya kekalahan kontroversialnya melalui kebijakan terbelah dari Matias pada Juli 2025. Pertarungan itu menyebabkan perdebatan dalam kalangan penggemar tinju akibat banyak pihak mengkaji hasilnya sangat tipis dan juga layak diperdebatkan.

Setelah kekalahan tersebut, petinju selama Republik Dominika itu sempat mengajukan banding agar diberikan pertandingan ulang segera. Namun, permohonan yang disebutkan bukan dikabulkan oleh pihak pelopor maupun badan tinju terkait.

Sebagai gantinya, Puello kemudian ditempatkan sebagai penantang utama untuk menghadapi pemenang pertarungan antara Smith dan juga Matias. Dengan demikian, ia mendapatkan kesempatan segera untuk menantang sabuk juara bola WBC di dalam divisi super ringan.

Puello akan menantang sang juara dengan mengakibatkan rekor 24 kemenangan (10 KO/TKO) kemudian satu-satunya kekalahan ketika menghadapi Matias. Petinju kidal yang dimaksud dikenal memiliki gaya bertarung teknis dengan jangkauan pukulan yang tersebut baik, sehingga perebutan berperang melawan Smith diperkirakan akan menjadi pertarungan mengejutkan di kelas super ringan.