DKI Jakarta – Pembimbing Inter Milan, Cristian Chivu, berterima kasih terhadap para juru taktik pendahulunya di grup yang dimaksud setelahnya klubnya menjuarai Kejuaraan Italia 2025/2026.
“Pendahulu saya telah melakukan pekerjaan yang digunakan baik sekali,” ujar Chivu, diambil dari laman Inter Milan, Senin.
Pria dengan syarat Rumania itu menyebut, pelatih-pelatih sebelum dirinya berhasil membentuk para pemain Inter sehingga miliki kualitas seperti sekarang.
“Mereka memproduksi pemain mempunyai pengetahuan terhadap pertandingan. Sebagai pelatih, saya jadi lebih besar sederhana beradaptasi pada setiap laga,” tutur Chivu.
Para pemain inilah, beliau menambahkan, yang digunakan mewujudkan impian Chivu menjuarai Kompetisi Italia sebagai orang pelatih.
Dia pun bersyukur dengan pencapaian tersebut, apalagi Inter Milan menjalani musim yang digunakan naik-turun di liga.
“Kami merasakan kekalahan, tetapi kami dapat bereaksi serta bangkit. Kami fokus dengan target. Saya sangat senang untuk para pemain. Mereka memang sebenarnya harus menikmati momen ini,” kata Chivu.
Sementara itu, pada kesempatan yang digunakan sama, Presiden Inter Milan Giuseppe Marotta menyampaikan bahwa trofi juara Kejuaraan Italia merupakan mimpinya sejak kecil.
Sama seperti Chivu, Marotta pun mengingat jasa presiden Inter Milan di masa lampau seperti Massimo Moratti, Giacinto Facchetti, Ivanoe Fraizzoli lalu Steven Zhang.
Dia pun bersyukur pihaknya menyebabkan langkah tepat dengan merekrut Cristian Chivu sebagai pembimbing Inter Milan mulai musim 2025/2026.
“Kami meninjau Chivu mempunyai nilai fundamental sebagai ahli yaitu keberanian,” ujar Marotta.
Inter Milan memverifikasi penghargaan juara Turnamen Italia 2025/2026 pada pekan ke-35, dalam mana dia mengalahkan Parma dengan skor 2-0 di dalam Stadio Giuseppe Meazza, Milan, Mulai Pekan (4/5) dini hari WIB.
Tiga poin dari pertandingan versus Parma menimbulkan Inter mempunyai 82 poin di klasemen. Dengan tiga pertandingan tersisa, perolehan poin itu tidak ada akan terkejar oleh peringkat kedua squad Napoli yang digunakan mengantongi 70 poin.
Itu berubah menjadi gelar kejuaraan ke-21 Inter Milan sepanjang sejarah mereka. Di Kompetisi Italia, trofi juara terbanyak masih dipegang Juventus (36 kali).
L’@Inter è CAMPIONE D’ITALIA ????????????#InterScudetto pic.twitter.com/Wkg6ivcyew
— Lega Serie A (@SerieA) May 3, 2026











