Ibukota – Kepelatihan Tim Nasional Tanah Air John Herdman mengaku gemetar mendekati pertandingan pertamanya dengan Presiden Republik Tanah Air Prabowo Subianto pada kediamannya di dalam Hambalang, Kota Bogor, Jumat.
“Ya, tentu semata saya gemetar,” kata Herdman ketika memberikan pernyataan untuk wartawan sebelum menemui Presiden.
Ketegangan yang disebutkan tidaklah bisa jadi ia sembunyikan meskipun Herdman sudah ada memiliki segudang pengalaman di kancah sepak bola internasional.
Kendati gugup, pembimbing berusia 50 tahun selama Inggris itu menegaskan kesempatan emas untuk bertatap muka secara langsung dengan penduduk nomor satu di dalam Nusantara ini adalah momen yang dimaksud luar biasa.
“Ya sangat antusias, suatu kehormatan buat saya,” tutur Herdman.
Kesempatan berdialog secara langsung dengan kepala negara ini juga diakui oleh mantan instruktur timnas Kanada itu sebagai pengalaman perdana yang mana sangat ia hargai sejak menukangi skuad Garuda.
“Ya, ini adalah kehormatan,” ucap Herdman.
Herdman juga menaruh harapan besar agar kesempatan ini berubah menjadi pelecut semangat.
Ia memandang peluncuran juga komitmen moral dari kepala negara adalah hal utama yang tersebut sangat dibutuhkan oleh pasukan asuhannya ketika ini.
“Saya pikir selalu Presiden, keinginannya, semangatnya, dan juga juga dukungannya,” ujar Herdman ketika ditanya mengenai bentuk dukungan yang tersebut ia harapkan dari presiden.
Pelatih yang mana sudah pernah mengakibatkan Indonesi melalui dua kemenangan itu menekankan bahwa pengaruh psikologis dari pemimpin negara akan berubah jadi fondasi mental yang mana kuat bagi para pemain Merah Putih.
“Saya pikir kepemimpinannya dan juga passion-nya untuk Negara Indonesia adalah penting bagi para pemain kita untuk mengetahui bahwa kita miliki pemimpin kita dalam belakang kita,” kata Herdman.
Suntikan motivasi serta kepemimpinan yang digunakan kuat dari pemerintah diharapkan memuluskan langkah besar jangka panjang yang mana berada dalam dirancang oleh grup instruktur demi mencetak sejarah baru bagi sepak bola tanah air.
“Kami berharap dapat menyebabkan regu ini ke Piala Bumi pada tahun 2030,” tutur Herdman.
Guna mewujudkan impian menembus putaran final pertandingan paling bergengsi di dalam bola itu, Herdman menghadirkan seluruh pencinta sepak bola di dalam tanah air untuk merapatkan barisan pada memberikan suntikan energi positif bagi skuad Garuda.
“Dan kami akan membutuhkan dukungan dari semua orang,” pungkas Herdman.











