Ibukota Indonesia – Juara Kejuaraan Spanyol Barcelona menyatakan berada dalam meneliti secara saksama pernyataan Presiden Real Madrid Florentino Perez yang mengungkit tindakan hukum dugaan suap eks petinggi komisi wasit Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Jose Maria Enriquez Negreira.
"Terkait konferensi pers yang dimaksud diadakan oleh presiden Real Madrid, Florentino Pérez, kami informasikan bahwa departemen hukum kami sedang meneliti dengan saksama pernyataan dan juga tuduhan yang disampaikannya," tulis pernyataan pada laman resmi klub, Rabu.
"Saat ini, pernyataan lalu tuduhan yang disebutkan sedang dianalisis kemudian langkah-langkah yang tersebut akan diambil sedang dievaluasi. Apabila dianggap tepat, setiap tempat juga tindakan yang digunakan telah terjadi diambil akan diberitahukan," masih pada pernyataan tersebut.
Kasus Negreira adalah skandal hukum serta olahraga dalam Spanyol terkait dugaan suap yang melibatkan FC Barcelona, ke mana klub membayar sekitar 7,5-8,4 jt euro terhadap Jose María Enriquez Negreira (mantan duta presiden komite wasit) dari tahun 2001 hingga 2018.
Investigasi persoalan hukum ini masih berlanjut hingga saat ini kemudian mantan Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu dan juga Sandro Rosell terlibat di dakwaan.
Pada konferensi pers, Selasa waktu setempat, Presiden Real Madrid Florentino Perez melabeli perkara yang disebutkan sebagai skandal terburuk sepanjang sejarah sepak bola.
Selain itu, Perez juga mengungkapkan berupaya mengakibatkan tindakan hukum ini ke level UEFA dengan mempersiapkan dokumen setebal 500 halaman yang mana siap dikirimkan pada saat kompetisi usai.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.











