Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Manajemen Persipura ajukan banding setelahnya dijatuhi sanksi oleh PSSI

Manajemen Persipura ajukan banding setelahnya dijatuhi sanksi oleh PSSI

Jayapura – Manajemen Persipura Jayapura akan mengajukan banding berhadapan dengan kebijakan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang sudah pernah menjatuhkan sanksi tanpa penonton selama musim 2026/2027 juga denda total sebesar Rp240 jt bagi tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut.

"Kami siap mengajukan banding berhadapan dengan langkah Komdis PSSI terhitung sejak putusan 14 hari diberikan, akibat sanksi ini merugikan pasukan terlebih satu musim bermain tanpa penonton," kata Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano ke Jayapura, Sabtu.

Menurut Benhur, sanksi tanpa penonton sepanjang satu musim sangat memberatkan Persipura Jayapura.

Dia berharap sanksi lalu denda untuk Persipura didasarkan pada kebijaksanaan kemudian kearifan sebab mereka tiada ringan pertandingan tanpa dukungan suporter serta masyarakat Papua.

Pihaknya menegaskan pertandingan tanpa penonton tidaklah sebanding dengan antusiasme penduduk di mengupayakan tim, dukungan penuh dari suporter dinilai memberikan dampak positif baik pendapatan tiket maupun mental para pemain di dalam lapangan.

"Persipura memecahkan rekor penonton terbanyak pada Championship selama bermain di dalam kandang. Ini adalah berarti rating pertandingan otomatis naik. Bantuan suporter kemudian rakyat berdampak terhadap mental pemain dan pendapatan klub dari pemasaran tiket," kata Benhur.

Persipura Jayapura, ia melanjutkan, merupakan salah satu tim yang memerlukan finansial paling besar baik akomodasi, transportasi maupun keperluan tim.

Komdis PSSI sudah memberikan sanksi untuk Persipura Jayapura serta panitia pelaksana pertandingan menyusul terjadinya kerusuhan setelah pertandingan menghadapi Adhyaksa FC pada sesi playoff di dalam Stadion Lukas Enembe, Kota Jayapura, Papua, 8 Mei 2026.

Keputusan yang dimaksud ditetapkan pada sidang Komdis PSSI pada 13 Mei 2026. Dalam surat langkah Nomor 245/L2/SK/KD-PSSI/V/2026, Ketua Komite Disiplin PSSI Umar Husin menyatakan sanksi paling berat sebagai larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton ketika berubah jadi tuan rumah selama satu musim kompetisi 2026/2027.

"Klub Persipura Jayapura melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2025 lantaran pasca pertandingan berakhir terdapat suporter Persipura Jayapura memasuki area lapangan pertandingan di jumlah agregat banyak kemudian diperkuat dengan bukti-bukti yang tersebut cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin," begitu petikan isi surat yang mana ditandatangani Umar Husin.​​​​​​

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam laman web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.