Istanbul – Dewan Ketenteraman Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa, secara bulat mengadopsi resolusi yang dimaksud bertujuan meningkatkan kekuatan akuntabilitas berhadapan dengan kejahatan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB, sekaligus menegaskan pentingnya penyelidikan kemudian penuntutan terhadap serangan yang digunakan memiliki target personel pada operasi perdamaian.
Resolusi yang mana disusun bersatu oleh Pakistan dan juga Denmark yang dimaksud mendapat dukungan seluruh 15 anggota Dewan Keselamatan serta turut disponsori oleh lebih banyak dari 100 negara anggota PBB.
Menurut data PBB, sejumlah 1.095 personel penjaga perdamaian tewas akibat tindakan yang mana disengaja sejak 1948, salah satunya 359 khalayak sejak 2013. Sementara itu, beberapa ribu personel lainnya mengalami luka-luka.
Menjelang pemungutan suara, Duta Besar Pakistan untuk PBB Asim Iftikhar Ahmad mengungkapkan Dewan Ketenteraman harus melangkah lebih lanjut sangat daripada sekadar menyampaikan keprihatinan.
“Rancangan resolusi ini bertujuan menyokong Dewan melampaui pernyataan yang dimaksud cuma mengecam serangan-serangan tersebut. Pernyataan Dewan memang sebenarnya penting serta belasungkawa memang benar diperlukan, tetapi itu sekadar tidaklah cukup,” ujarnya.
Ahmad menjelaskan bahwa resolusi yang dimaksud memperkenalkan langkah-langkah praktis untuk menguatkan mekanisme akuntabilitas yang telah ada, di antaranya kewajiban pelaporan tahunan oleh Sekretaris Jenderal PBB mengenai penyelidikan lalu proses hukum terkait pembunuhan dan juga aktivitas kekerasan terhadap pasukan penjaga perdamaian.
Setelah resolusi disahkan, Duta Besar Denmark untuk PBB Christina Markus Lassen menyambut baik adopsi berhadapan dengan resolusi yang disebutkan kemudian menyampaikan apresiasi terhadap anggota Dewan Security melawan keterlibatan merek selama proses negosiasi.
“Dukungan bulat terhadap resolusi ini mengirimkan instruksi yang tersebut kuat lalu penting terhadap lebih lanjut dari 50.000 personel yang digunakan ketika ini bertugas pada misi penjaga perdamaian,” katanya.
Lassen menambahkan bahwa Denmark merasa senang dapat bekerja serupa erat dengan Pakistan pada inisiatif yang disebutkan sebagai bagian dari kerja sejenis kedua negara pada isu-isu penjaga perdamaian di dalam Dewan Keamanan.
Resolusi yang digunakan diadopsi sebagai Resolusi PBB Nomor 2823 itu mengecam seluruh bentuk serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB lalu memberikan penghargaan terhadap personel yang tersebut gugur pada waktu menjalankan tugas.
Resolusi yang disebutkan menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian dapat dikategorikan sebagai kejahatan pertempuran juga menempatkan akuntabilitas sebagai instrumen penting untuk menghindari kekerasan dalam masa depan lalu meningkatkan keselamatan juga keamanan misi-misi PBB.
Dokumen itu juga menyerukan untuk seluruh pihak terkait untuk bekerja sejenis dengan PBB di upaya menegakkan akuntabilitas juga kembali menegaskan tanggung jawab negara tuan rumah untuk menyelidiki kejahatan semacam itu lalu menyebabkan para pelakunya ke hadapan hukum sesuai ketentuan hukum nasional maupun internasional.











