Ibukota – Kedutaan Besar Republik Indonesi (KBRI) di dalam Bogota, Kolombia, melakukan konfirmasi kegiatan Tim Olimpiade Internasional Tanah Air berjalan lancar selama mengikuti 56th International Physics Olympiad (IPhO) 2026 yang tersebut diselenggarakan pada 4-12 Juli 2026 ke Bucaramanga, Kolombia.
Duta Besar (Dubes) Tanah Air untuk Kolombia Tatang Budie Utama Razak menyatakan sejak menerima informasi mengenai partisipasi Tim Nusantara pada kompetisi internasional tersebut, pihaknya segera menghubungi penanggung jawab tim dan juga berkoordinasi tentang kesiapan keberangkatan dia ke Kolombia.
“Termasuk (kami) berkoordinasi juga dengan pihak pengurus kegiatan IPhO untuk memverifikasi kesiapan juga fasilitasi dari penyelenggara,” kata Tatang Budie Utama Razak terhadap ANTARA melalui arahan singkat yang digunakan diterima di dalam Jakarta, Senin.
Mengingat letak Perkotaan Bucaramanga yang digunakan berjarak sekitar 10 jam perjalanan darat dari Bogota, terbatasnya anggaran dan juga staf kedutaan, juga padatnya kegiatan di dalam ibu kota Kolombia tersebut, KBRI Bogota tak dapat mendampingi Tim Olimpiade Indonesi secara dengan segera di turnamen itu, katanya.
Namun, pihaknya masih rutin menghubungi Dosen Departemen Fisika Fakultas Matematika lalu Keilmuan Pengetahuan Alam Universitas Indonesi (FMIPA UI) Budhy Kurniawan selaku ketua grup untuk menjamin para siswa yang tersebut mengambil bagian berkompetisi pada keadaan baik dan juga dapat mengikuti kegiatan dengan lancar.
“Kami memfasilitasi tim ketika transit di dalam bandar udara pada Bogota ketika kedatangan juga kepulangan untuk menjamin perjalanan kelompok aman dan juga tidaklah ada kendala,” ujar Tatang.
Dikutip dari penjelasan Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan Dasar serta Menengah (Kemendikdasmen), kompetisi yang mempertemukan para pelajar terbaik globus dalam bidang fisika yang dimaksud disertai oleh 381 kontestan dari 93 negara (87 negara partisipan serta 6 negara observer).
Dalam event IPhO 2026, kelompok Negara Indonesia didampingi oleh dua pembina, yaitu Budhy Kurniawan dari FMIPA UI serta Getbogi Hikmawan dari FMIPA Institut Teknologi Bandung (ITB).
Tim Negara Indonesia berhasil meraih satu medali emas, dua medali perak, lalu dua medali perunggu pada Olimpiade Fisika Internasional tahun ini. Tim IPhO Indonesia sudah pernah kembali ke tanah air pada 12 Juli 2026.











