Ibukota – Pebasket Bogor Hornbills Daniel Wenas yakin timnya mampu menyapu bersih dua pertandingan final IBL 2026 bertarung dengan Pelita Jaya Ibukota ke GOR Laga Tangkas, Wilayah Bogor, Jawa Barat, guna mengunci peringkat juara pada hadapan pendukung sendiri.
Kepercayaan diri itu muncul setelahnya Hornbills berhasil mencuri kemenangan pada laga kedua final untuk menyamakan kedudukan bermetamorfosis menjadi 1-1 di seri best-of-five.
“Kami percaya atmosfer di Bogor akan berubah menjadi energi tambahan bagi tim, sehingga semua pemain siap memberikan kemampuan terbaik agar sanggup menuntaskan pekerjaan pada lumbung sendiri,” kata Daniel menjauhi laga ketiga final dalam GOR Laga Tangkas, Rabu pukul 19.00 WIB.
Menurut dia, Hornbills memiliki modal kuat setelahnya menunjukkan performa impresif sepanjang fase gugur musim ini.
Tim yang digunakan dilatih Cesar Camara itu sebelumnya juga sukses memanfaatkan laga stadion ketika menyingkirkan Satria Muda Pertamina Bandung pada semifinal guna merebut tiket menuju sesi puncak.
Shooting guard itu menyimpulkan pengalaman yang dimaksud berubah menjadi bekal berharga bagi timnya untuk menghadapi tekanan di dalam final.
Hornbills bertekad memaksimalkan dukungan suporter guna meraih dua kemenangan beruntun dan juga melakukan konfirmasi trofi juara untuk pertama kalinya berhasil digenggam.
Keberadaan Daniel Wenas mendapat apresiasi dari pemain terbaik liga atau MVP League IBL 2026 Travin Thibodeaux.
Dia mengumumkan pemain senior yang dimaksud mempunyai peran penting, baik dalam di maupun di luar lapangan.
“Daniel menyebabkan ketenangan ketika pertandingan berjalan ketat, jadi kehadirannya membantu kami terus fokus serta merawat kepercayaan diri sepanjang seri final,” ujar power forward itu.
Sementara itu, Pelita Jaya berupaya bangkit pada dua laga tandang berikutnya. Tim jika DKI Jakarta yang dimaksud berharap kontribusi pemain lokal meningkat pasca performa merek belum maksimal pada dua pertandingan awal final.
Jika mampu memenangi dua laga kandang, Hornbills akan memverifikasi peringkat juara tanpa penting memainkan laga kelima. Sedangkan sebaliknya, maka Pelita Jaya akan berpesta merayakan penghargaan juara pada rumah lawan.
Sementara apabila kedua kelompok kembali imbang berubah jadi 2-2, maka laga kelima atau penentuan dilaksanakan kembali dalam GMSB, Jakarta.















