Daerah Bekasi – Pengurus Pusat Persatuan Squash Tanah Air (PSI) Daerah Bekasi menyatakan kesiapan mengadakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Squash 2026 di dalam GOR Squash Wibawa Mukti, Cikarang, 7-11 Juli mendatang.
Ketua Pengcab PSI Daerah Bekasi Iman Nugraha mengaku penunjukan tuan rumah bermetamorfosis menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab besar mengingat kompetisi yang disebutkan selain bergengsi juga menjadi wadah mengukur prestasi serta menguatkan pembinaan olahraga squash ke tanah air.
“Kami sangat bersyukur dipercaya berubah menjadi tuan rumah Kejurnas Squash 2026. Hal ini sekaligus berubah menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa Wilayah Bekasi miliki infrastruktur lalu sumber daya yang digunakan siap menyokong perkembangan olahraga squash dalam Indonesia,” katanya dalam GOR Squash Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat.

Dia menyatakan Kejurnas Squash 2026 selain sebagai turnamen perebutan gelar kejuaraan juara nasional juga diharapkan mampu berubah menjadi wadah pembinaan dan juga regenerasi atlet. Seluruh atlet terbaik dari bermacam provinsi akan bersaing untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Kami berharap Kejurnas nanti jadi wadah lahirnya atlet-atlet muda berbakat yang mampu bersaing di dalam tingkat Asia maupun dunia. Di sisi lain, kompetisi ini juga diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap olahraga squash,” katanya.
Menurutnya kepercayaan berubah menjadi tuan rumah juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga di Wilayah Bekasi. Tidak belaka dari sisi pembinaan atlet, tetapi juga meningkatkan aktivitas kegiatan ekonomi warga selama perlombaan berlangsung.
Sekretaris Umum PSI Wilayah Bekasi Endang Suranata melanjutkan penunjukan GOR Wibawa Mukti sebagai tuan rumah Kejurnas 2026 menjadi bukti arena ini dinilai potensial sebagai salah satu episentrum pengembangan olahraga squash.
“Pengurus Besar (PB) PSI memberikan amanah besar terhadap kami. GOR Squash Wibawa Mukti memang sebenarnya sudah pernah teruji mampu menyelenggarakan beragam kompetisi baik level wilayah maupun nasional. Kualifikasi Porprov Jabar 2026 diselenggarakan pada sini, Kejurnas serta Seleknas 2025 pun diselenggarakan di dalam GOR ini,” katanya.
Endang melakukan konfirmasi GOR Squash Wibawa Mukti telah terjadi memenuhi standar internasional. Badan otoritas olahraga squash dunia, World Squash Federation (WSF) bahkan telah dilakukan mengakui keberadaan lapangan ini sebagai salah satu arena berstandar internasional.
Mengacu standar internasional, lapangan ini miliki panjang 9,75 meter; lebar 6,4 meter; lebih tinggi dinding depan 4,6 meter; dan juga membesar dinding belakang 2,15 meter dengan satu lapangan berbahan kaca utuh lalu tiga lapangan lain menggunakan materi panel.
Lapangan kaca ini didatangkan segera dari Jerman, sejenis GOR Siliwangi Bandung yang digunakan digunakan untuk PON 2016 namun mempunyai keunggulan tribun utama untuk tamu VIP juga VVIP selain tribun penonton.
Kelebihan lain terletak pada tiga lapangan panel portabel seperti pada GBK Senayan yang digunakan mampu digeser di bagian dinding berada dalam untuk memudahkan kombinasi dari nomor pertandingan perorangan ke dobel.
Arena ini merupakan bagian dari GOR Squash Daerah Bekasi yang dibangun di dalam lahan seluas 1.600 meter persegi dengan luas bangunan keseluruhan mencapai 3.054 meter persegi pada kompleks kantor Pemkab Bekasi, memanfaatkan sarana olahraga yang dimaksud telah tak baik dari segi kondisi.















