Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Rusia sebut kesepakatan Iran-AS bukan enteng terwujud

Rusia sebut kesepakatan Iran-AS bukanlah enteng terwujud

Ibu Kota Rusia – Proses pencapaian kesepakatan akhir antara Iran kemudian Amerika Serikat akan berlangsung sangat sulit, ujar Wakil Ketua Dewan Keselamatan Rusia Dmitry Medvedev, Sabtu.

Medvedev menyatakan bahwa nota kesepahaman antara Iran lalu Amerika Serikat sudah berubah menjadi dasar bagi kelanjutan rute perundingan kedua negara.

“Sekarang sudah ada ada dokumen dan juga tenggat waktu untuk mencapai beberapa jumlah kesepakatan akhir sudah berlalu. Sejujurnya, saya pikir serangkaian ini akan sangat sulit. Akan sangat sulit mencapai kesepakatan mengenai beberapa isu, termasuk, misalnya, alokasi dana untuk rekonstruksi Iran,” kata Medvedev terhadap wartawan.

Sebelumnya pada hari terakhir pekan (3/7), Medvedev mengunjungi Iran untuk mengunjungi upacara perpisahan bagi mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Berdasarkan laporan Anadolu, selain Wakil Ketua Dewan Keselamatan Rusia Dmitry Medvedev yang digunakan datang sebagai utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin, turut hadir pula pada upacara penghormatan terakhir bagi mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei antara lain Wakil Presiden Turki Cevdet Yilmaz, Presiden Irak Nizar Amidi, Ketua Parlemen Irak Mohammed al-Halbousi, Pertama Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Ketua Senat Pakistan Yousaf Raza Gillani, dan juga Panglima Angkatan Darat Pakistan Asim Munir.

Dari negara-negara Arab hadir Ketua Dewan Syura Qatar Hassan bin Abdullah Al-Ghanim, Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi Waleed Elkhereiji, Ketua Dewan Negara Oman Abdulmalik bin Abdullah Al Khalili, dan juga Wakil Presiden Yaman Aidarus al-Zoubaidi.

Delegasi dari Asia Tengah juga mengunjungi upacara tersebut, di dalam antaranya Pemimpin Nasional Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedow, Ketua Parlemen Uzbekistan Nuriddin Ismoilov, Menteri Luar Negeri Kazakhstan Yermek Kosherbayev, Ketua Parlemen Kirgizstan Marlyn Mamataliyev, juga Sekretaris Jenderal Shanghai Cooperation Organization Nurlan Yermekbayev.

Sejumlah pejabat besar lainnya yang turut memberikan penghormatan meliputi Presiden Georgia Mikheil Kavelashvili, Ketua Majelis Rendah Belarus Igor Sergeyenko, Ketua Senat Mesir Abdel Wahab Abdel Razek, juga Wakil Utama Menteri negara Afghanistan Abdul Ghani Baradar, juga delegasi China yang mana dipimpin Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional He Wei.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA