Ibukota – Atlet panjat tebing Tanah Air Desak Made Rita Kusuma Dewi memberikan klarifikasi terkait pernyataannya pada waktu berhasil merebut medali emas pada Word Climbing Series Krakow 2026 dalam Krakow, Polandia.
“Melalui pernyataan tersebut, saya cuma ingin mengekspresikan determinasi juga resiliensi saya sebagai pribadi atlet,” kata Desak Made Rita Kusuma Dewi di penjelasan resmi Kementerian Pemuda kemudian Olahraga di dalam Jakarta, Senin.
Dalam sebuah wawancara usai kemenangannya, Desak menyatakan bahwa sebelum berangkat ke Krakow, ia sempat mengalami kendala lantaran ketiadaan dukungan dari pemerintah untuk keberangkatannya.
Pernyataan Desak itu pun segera menuai perdebatan pada kalangan warga net Indonesia. Atlet selama Bali itu kemudian menjelaskan bahwa pernyataan yang disebutkan tidak ditujukan sebagai kritik terhadap pihak tertentu.
Sebagai juara, ia melanjutkan, dirinya percaya bahwa setiap tantangan harus dihadapi dengan semangat pantang menyerah juga bermetamorfosis menjadi motivasi untuk terus memberikan penampilan terbaik.
Desak juga menegaskan bahwa pemerintah terus memberikan dukungan untuk para atlet yang mana berjuang mengharumkan nama Nusantara di dalam kancah internasional.
“Dukungan yang disebutkan sangat berarti pada perjalanan kami mengharumkan nama bangsa,” katanya.
Ia mengakui bahwa pada setiap penyelenggaraan kompetisi olahraga berskala besar setiap saat terdapat beberapa jumlah hal yang mana dapat berubah menjadi perhatian serta substansi evaluasi bersama.
Desak berharap evaluasi yang dimaksud dapat berubah jadi bekal untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada masa mendatang. Ia juga meminta seluruh pemangku kepentingan olahraga terus bersinergi dan juga saling menggalang demi kemajuan olahraga nasional.
“Semoga semangat kolaborasi dan juga saling mengupayakan terus terjaga sehingga prestasi olahraga Nusantara dapat terus berprogres dan juga mengharumkan nama bangsa di dalam tingkat dunia,” katanya.















