Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Juara WBA Gassiev ditargetkan ke laga besar usai paksa Kadiru menyerah

Juara WBA Gassiev ditargetkan ke laga besar usai paksa Kadiru menyerah

DKI Jakarta – Juara globus kelas berat (minimum 90,7kg) Murat Gassiev ditargetkan melangkah ke laga yang lebih tinggi besar setelahnya memaksa Peter Kadiru menyerah di kompetisi IBA PRO 19 ke VTB Arena, Moskow, Rusia.

“Langkah kami selanjutnya pasti ke Jerman serta Inggris untuk berperang melawan Kabayel dan juga Dubois,” kata Presiden International Boxing Association (IBA) Umar Kremlev pada laporan The Ring yang digunakan dipantau pada Jakarta, Senin.

Gassiev mengalahkan Kadiru dengan technical knockout (TKO) pada ronde keenam. Pertarungan itu minim kesempatan menantang lantaran Gassiev mengendalikan jalannya pertarungan juga secara strategis berusaha mencapai Kadiru yang mana tampak kurang fit.

Pada ronde keenam, kubu Kadiru memilih menyerah pasca Gassiev memojokkan petarung jika Hamburg, Jerman itu ke tali ring lalu melancarkan kombinasi pukulan keras ke kepala.

Meskipun Kadiru masih berdiri lalu membela diri dari rentetan pukulan, kubunya menghentikan pertarungan untuk melindung petinju mereka.

Dengan kemenangan itu, petinju Rusia itu menguatkan rekornya menjadi 34 kemenangan (27 KO) kemudian dua kekalahan yang dimaksud menunjukkan kebangkitan kembali karirnya dengan empat kemenangan beruntun pasca menderita kekalahan melalui kebijakan terbelah berhadapan dengan Otto Wallin pada September 2023.

Kebangkitan Gassiev yang mana tak terduga sebagai pemain berpengaruh di dalam divisi kelas berat juga merupakan perkembangan yang dimaksud menggembirakan bagi IBA, yang digunakan miliki kepentingan di karir mantan juara kelas penjelajah itu, seiring mereka terus memulai pembangunan dan juga memasarkan tambahan banyak pertunjukan profesional.

“Kami siap menghadirkan pertarungan kelas berat besar dalam seluruh dunia,” kata Kremlev.

Ia mengungkapkan pihaknya juga berencana menyelenggarakan acara tambahan IBA di Amerika Serikat, Inggris, lalu China sebagai bagian dari pergerakan akar rumput organisasi untuk mengembangkan tinju profesional dengan potensi baru dalam seluruh dunia.

Kremlev mengemukakan IBA bukan hadir sebagai pesaing bagi organisasi tinju lainnya melainkan untuk meningkatkan standar setiap saat.

“Kami tiada terburu-buru untuk terus progresif serta berkembang,” katanya.