Istanbul – Satu awak kapal tewas serta delapan lainnya terluka, salah satunya empat luka serius, setelahnya dua kapal tanker Uni Emirat Arab (UEA) yang melintasi jalur pelayaran selatan Selat Hormuz di perairan Oman dihantam rudal jelajah Iran, lapor Kementerian Perlindungan UEA pada Selasa.
Kementerian mengidentifikasi kapal-kapal yang disebutkan sebagai Mombasa lalu Al Bahiyah, kemudian menyatakan bahwa individu yang terjebak tewas adalah pribadi awak kapal berkebangsaan India yang dimaksud berada dalam kapal Mombasa.
Korban luka salah satunya enam warga negara India dan juga dua warga negara Ukraina.
Kedua kapal tanker yang dimaksud mengalami kecacatan material akibat kebakaran berkobar ke kapal, namun ketika ini api sudah berhasil dikendalikan.
Pihak UEA mengecam keras serangan itu sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan juga berubah menjadi ancaman kritis terhadap keamanan serta stabilitas regional, juga memaparkan bahwa UEA berhak untuk menanggapi juga mengambil semua tindakan yang dimaksud diperlukan untuk melindungi kedaulatan, keamanan, lalu kepentingan nasionalnya.
Secara terpisah, Lembaga Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengemukakan sudah pernah menerima laporan dari kapten kapal tanker yang tersebut terkena proyektil tak dikenal di dalam ruang mesin bagian lambung kanan kapal berlokasi sekitar 40 mil laut timur laut Qalhat, Oman.
UKMTO mengemukakan pihak berwenang sedang menyelidiki insiden yang disebutkan serta menyarankan kapal-kapal yang melintasi wilayah yang dimaksud untuk masih waspada serta melaporkan segala aktivitas mencurigakan.
Insiden itu terbentuk ke berada dalam meningkatnya ketegangan militer setelahnya Amerika Serikat melancarkan serangan tiga hari berturut-turut terhadap Iran, dengan memaparkan operasi yang disebutkan dimaksudkan untuk merusak kekuatan kekuatan pertahanan Teheran ke Selat Hormuz.
Sumber: Anadolu











