Shanghai – Kecerdasan buatan (AI) bukan boleh berubah menjadi klub tertutup bagi kelompok pendatang tertentu, sehingga akses yang dimaksud adil terhadap sumber daya harus dijamin, kata Wakil Kepala Staf Kremlin, Maxim Oreshkin.
“AI bukan boleh bermetamorfosis menjadi klub yang digunakan tertutup bagi segelintir pemukim atau garis pemisah global yang mana baru,” kata Oreshkin di perjumpaan tingkat membesar Organisasi Kerja Sama Kecerdasan Buatan Bumi (WAICO) ke Shanghai, China.
Oreshkin menegaskan bahwa akses yang mana adil terhadap sumber daya kecerdasan buatan harus dijamin.
“Negara-negara memerlukan akses non-diskriminatif terhadap data, kekuatan komputasi, model modern, hasil perangkat lunak berbasis model tersebut, dan juga infrastruktur energi yang dimaksud andal,” ujarnya.
Oreshkin berada di dalam Shanghai untuk mengawasi delegasi Rusia berpartisipasi di Forum Bumi Kecerdasan Buatan WAICO kemudian pertandingan tingkat tinggi organisasi itu, pada 17-20 Juli.
Delegasi Rusia yang mana hadir pada Shanghai itu meliputi Menteri Penguraian Digital Rusia Maksut Shadayev, bersatu dengan perwakilan dari kementerian luar negeri lalu pengembangan ekonomi, administrasi kepresidenan, dan juga perusahaan Teknologi AI terkemuka dengan syarat Rusia.
Sumber: Sputnik













