DKI Jakarta – Tim nasional bola basket putri U18 Indonesia melaju ke semifinal Piala Asia Bola Basket U18 Putri 2026 Divisi B pasca menggulung Samoa 94-49 di dalam Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand, Jumat.
Indonesia mengendalikan pertandingan sejak kuarter pertama dengan keunggulan 26-14, kemudian mempertahankan jarak 50-36 hingga turun minum. Tim Merah Putih semakin dominan seusai jeda dengan membatasi Samoa hanya saja mencetak sembilan poin pada kuarter ketiga untuk mengatur 70-45.
Skuad Merah Putih menghentikan pertandingan dengan laju 24-4 pada kuarter terakhir guna melakukan konfirmasi kemenangan dengan selisih 45 poin.
Joanne Giovanni kemudian Yemima Agatha Rahiesa berubah jadi pencetak hitungan terbanyak Indonesia dengan setiap-tiap menyumbangkan 15 poin. Keduanya juga mengoleksi total 10 rebound.
Inez Angelina Welly menambahkan 14 poin, tiga rebound, lalu enam assist, sedangkan Ariqa Shafa Chayyara membukukan 13 poin, lima rebound, empat assist, juga dua steal.
Chloe Cathleen Cung turut mencetak 10 poin. Sementara itu, Praisey Blessed membukukan tujuh poin, tujuh rebound, tiga assist, kemudian tujuh steal pada kemenangan Indonesia.
Indonesia mulai menjauh pada penghujung kuarter pertama melalui laju 12-2 yang tersebut mengubah keunggulan tipis bermetamorfosis menjadi 26-14. Joanne kemudian mengakibatkan laju 10-0 lewat tembakan tiga nomor pada kuarter ketiga sehingga Tanah Air unggul 70-43.
Secara keseluruhan, Indonesi mencatatkan 26 steal yang mana menciptakan Samoa kesulitan mengembangkan serangan kemudian kehilangan kesempatan untuk mengejar ketertinggalan.
Mikayla Auva’a kemudian Tyra Lee-Hang menjadi pencetak bilangan terbanyak Samoa dengan per individu mengemas 14 poin.
Pada semifinal, Nusantara akan menghadapi juara Grup B Lebanon, Hari Sabtu (18/7). Lebanon melaju secara langsung ke empat besar setelahnya menyapu bersih tiga pertandingan fase grup, satu di antaranya mengalahkan Kazakhstan 66-59.
Indonesia membutuhkan kemenangan berhadapan dengan Lebanon untuk membuka potensi kembali ke Divisi A setelahnya terdegradasi seusai menempati peringkat kedelapan pada edisi 2024 ke China.














