DKI Jakarta – Petinju dengan syarat Inggris Conor Benn mendapatkan kesempatan pertama pada kariernya untuk merebut sabuk juara globus pada waktu menghadapi juara kelas welter (66,7kg) World Boxing Council (WBC) Ryan Garcia.
“Ryan Garcia vs Conor Benn sudah ada resmi,” kata direktur utama UFC Dana White yang digunakan juga pemimpin operasional Zuffa Boxing di akun media sosial resmi Zuffa Boxing yang dimaksud dipantau ke Jakarta, Jumat.
Kedua petinju dijadwalkan naik ring pada 12 September 2026 di dalam T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat. Pertarungan yang dimaksud juga menjadi salah satu proyek besar Zuffa Boxing, promotor baru Conor Benn yang mana didukung Dana White dan juga pembangunan ekonomi dari Arab Saudi.
“Selama ini dia terus saling sindir ke media sosial juga pertarungan ini akan luar biasa,” kata White.
Benn berstatus sebagai penantang nomor satu WBC sejak Desember tahun berikutnya meskipun terakhir kali bertarung di kelas welter pada Februari 2024.
Petinju 29 tahun itu terakhir kali tampil dalam kelas welter lebih banyak dari dua tahun berikutnya ketika mengalahkan Peter Dobson melalui langkah bilangan pada Las Vegas.Setelah itu, ia naik dua divisi untuk menjalani dua pertarungan menghadapi Chris Eubank Jr pada kelas menengah sebelum mengalahkan Regis Prograis pada April 2026 pada laga catchweight, tiga pon dalam melawan batas kelas welter.
Benn meninggalkan Matchroom pada Februari setelah itu dan juga menyetujui secara resmi kontrak satu pertarungan dengan Zuffa Boxing. Penampilannya kemudian memproduksi promotor yang disebutkan mengikatnya dengan kontrak jangka panjang untuk beberapa laga berikutnya.
Kini, ia bersiap naik ring untuk merebut penghargaan juara bumi pertamanya dengan menyebabkan rekor 26 kemenangan lalu satu kekalahan.
Sementara itu, Garcia akan menjalani pertahanan peringkat pertamanya pasca merebut sabuk WBC usai mengalahkan Mario Barrios pada Februari 2026.
Petinju Amerika Serikat berdarah Meksiko itu diperkirakan akan mendapat dukungan besar dikarenakan sengketa berlangsung pada akhir pekan mendekati peringatan tegas Hari Kemerdekaan Meksiko.
Garcia datang dengan rekor 25 kemenangan dari 28 pertarungan profesional. Ia menelan dua kekalahan juga satu laga berstatus tanpa hasil (no contest). Kariernya sempat terhentikan selama satu tahun pada periode 2024 hingga 2025 akibat hukuman pasca gagal di tes doping.
Rumor adu Garcia menghadapi Benn sebenarnya telah mencuat sejak Mei setelah itu saat Garcia mengumumkannya di acara The Tonight Show sama-sama Jimmy Fallon. Namun, promotor Garcia, Oscar De La Hoya, sempat membantah adanya negosiasi sebulan kemudian.
Keduanya kemudian tampil dengan pada berhadapan dengan panggung ketika seremoni timbang badan menjauhi UFC 329 pekan lalu, yang digunakan semakin menguatkan kepastian pertarungan tersebut.














