Teheran – Militer Iran sudah mempersiapkan beragam skenario untuk menghadapi kemungkinan serangan Amerika Serikat, diantaranya invasi darat, demikian disampaikan individu sumber militer Iran terhadap RIA Novosti yang digunakan dipublikasi pada Kamis.
“Angkatan bersenjata kami telah terjadi menyiapkan berubah-ubah skenario untuk menghadapi setiap serangan baru dari AS, khususnya jikalau Washington melakukan kesalahan dengan melancarkan invasi darat,” kata sumber tersebut.
Sumber itu juga menyatakan bahwa setiap serangan ulang terhadap prasarana nuklir atau infrastruktur Iran akan dibalas dengan respons yang melampaui perkiraan Amerika Serikat.
Menurut sumber tersebut, ancaman yang dimaksud disampaikan Presiden Negeri Paman Sam Donald Trump justru telah dilakukan meningkatkan kesiapan operasional angkatan bersenjata Republik Islam Iran untuk menghadapi kemungkinan invasi.
Lebih lanjut, sumber itu menegaskan bahwa tanggung jawab menghadapi segala konsekuensi dari meningkatnya eskalasi ketegangan berada di dalam pihak Washington.
Sementara itu, Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran untuk di malam hari ke-12 berturut-turut, demikian disampaikan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM)
CENTCOM memaparkan bahwa pasukan Negeri Paman Sam mulai melancarkan serangan tambahan terhadap sasaran militer Iran, sesuai arahan Panglima Tertinggi, pada Rabu pukul 17.30 waktu Timur Amerika Serikat (Kamis, 04:30 WIB).
Misi ini akan terus berlanjut untuk semakin menurunkan kemampuan Iran pada mengancam pelaut sipil kemudian kapal-kapal komersial yang digunakan melintasi perairan kawasan,” tulis CENTCOM melalui wadah X.















