Ibukota – Atlet panjat tebing disiplin speed putra Tanah Air Haddan Malik Baqmuhyibar meraih medali perak pada World Climbing Youth Championship Arco ke Italia, Rabu.
Pelatih timnas panjat tebing disiplin lead Tanah Air Amri yang digunakan turut mendampingi perjuangan Haddan menyatakan pemanjat muda itu menjadi runner-up di nomor speed under 19 (U19) putra, pasca kalah bertarung dengan delegasi dari China Yanze Shi.
“Haddan sudah ada berjuang maksimal, ke depannya masih cukup waktu bagi kami pasukan instruktur untuk menggemblengnya,” kata dia.
Amri menjelaskan di putaran final, Haddan membukukan waktu 6,21 detik sedangkan lawannya mencatatkan 6,07 detik.
Sementara medali perunggu diperebutkan atlet selama Swiss Gilles Meili dan juga Ruifeng Wang dari China. Gilles Meili menang dengan catatan waktu 4,90 detik sedangkan Wang terjungkal (fall) ketika memanjat.
Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Tanah Air (PP FPTI) mengirimkan dua atlet muda untuk berkompetisi di dalam World Climbing Youth Championship Arco, Italia, pada 18-25 Juli 2026.
Kedua atlet yang berkompetisi yakni Ardana Cikal Damarwulan dan juga Haddan Malik Baqmuhyibar. Cikal turun dalam dua disiplin yakni lead under 17 (U17) putra serta boulder U17 putra. Sementara, Haddan di nomor speed individual U19 putra.
FPTI berharap dengan dikirimnya atlet muda ke event internasional mampu menambah pengalaman berharga bagi para atlet. Dengan mengikuti kompetisi internasional, akan mampu menambah jam terbang yang dimaksud diperlukan atlet untuk berprogres juga menguatkan mental.













