Ibukota Indonesia – Kepala Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan Dasar serta Menengah (Puspresnas Kemendikdasmen) Maria Veronica Irene Herdjiono menafsirkan inisiatif DBL Super Teacher pada penyelenggaraan DBL musim 2026-2027 sanggup meningkatkan kualitas guru olahraga.
Menurut dia, acara yang mana digagas DBL Indonesia yang dimaksud melengkapi upaya pembinaan olahraga bola basket di sekolah akibat tiada cuma berfokus pada prestasi partisipan didik, tetapi juga meningkatkan kompetensi guru sebagai pendamping sekaligus pembina atlet pelajar.
“Jadi mereka (para guru) dibimbing oleh orang-orang yang sudah ada profesional, bukanlah hanya sekali sekadar melatih secara teori, tetapi juga secara praktik,” kata Maria seusai mengunjungi kegiatan peluncuran acara DBL Super Teacher oleh DBL Indonesia, pada DBL Academy East Jakarta, Jakarta, Selasa.
Dia menjelaskan, peningkatan kapasitas guru akan memberikan dampak berkelanjutan lantaran ilmu yang digunakan diperoleh dapat diterapkan dengan segera ke sekolah masing-masing. Dengan demikian, kualitas pembelajaran institusi belajar jasmani maupun pembinaan bola basket di sekolah diharapkan semakin baik.
Lebih lanjut ia menjelaskan dukungan Kemendikdasmen terhadap pengembangan olahraga sekolah dilaksanakan melalui tiga aspek utama, yakni penyediaan juga revitalisasi infrastruktur, penguatan kurikulum pembelajaran, juga perkembangan sumber daya manusia. Inisiatif itu dinilai selaras dengan upaya yang disebutkan dikarenakan berkontribusi pada peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Irene menambahkan mata pelajaran olahraga di kurikulum sudah memberikan ruang bagi pengembangan cabang olahraga, di antaranya bola basket.
Kehadiran bervariasi inisiatif kolaboratif bersatu mitra seperti DBL Indonesi juga membuka kesempatan lebih banyak luas bagi siswa untuk mengembangkan minat kemudian bakatnya.
Selain membantu peningkatan kualitas guru, Kemendikdasmen juga mengimbau sekolah-sekolah untuk berpartisipasi pada kompetisi DBL.
Sebab turnamen yang dimaksud bermetamorfosis menjadi salah satu sarana penjaringan talenta yang efektif melalui jalur prestasi sekaligus membuka prospek pendidikan, beasiswa, juga pengembangan karier bagi atlet pelajar pada masa depan.
Developmental Basketball League (DBL) Negara Indonesia meluncurkan inisiatif DBL Super Teacher pada penyelenggaraan kompetisi musim 2026-2027 sebagai upaya meningkatkan kekuatan peran guru pada mendampingi atlet pelajar, sekaligus memperluas dampak pembinaan ekosistem bola basket sekolah ke beragam tempat Indonesia.
Program itu bermetamorfosis menjadi salah satu pengembangan baru pada musim 2026-2027. Sebab, perhatian terhadap guru selama ini belum berubah jadi fokus utama pengurus DBL.
DBL Super Teacher memberikan pelatihan khusus bagi para guru pendamping. Penyelenggara juga membuka kesempatan bagi guru terpilih untuk memperoleh pengalaman belajar ke luar negeri, sehingga melengkapi kesempatan sama yang dimaksud selama ini telah terjadi diberikan terhadap pemain dan juga pelatih.













