Tim Catalan mengakhiri persiapan mereka untuk musim baru
Pemain asal Mesir Hamza Abdelkarim dan bintang asal Brasil Raphinha menjadi dua bintang laga persahabatan Piala Joan Gamper melawan Al Ahly Mesir, di mata surat kabar Spanyol.
Hamza Abdelkarim dan Raphinha mencetak dua gol yang membawa Barcelona menang atas Al Ahly dengan skor 2-1, dalam laga persahabatan yang mempertemukan keduanya, Rabu malam, di Stadion Spotify Camp Nou, untuk memperebutkan gelar Piala Joan Gamper.

Kemenangan yang lemah
Surat kabar Katalan “Mundo Deportivo” melayangkan kritik tajam kepada Barcelona, dengan menilai bahwa tim tersebut tampil jauh dari level yang biasa ditampilkannya, meski meraih kemenangan atas Al Ahly.
Surat kabar Katalan itu menuliskan judul: “Barcelona yang Jauh dari Level Biasanya Memulai Perjalanan di Kandang Sendiri”, dengan menilai bahwa tim kehilangan tempo permainan yang menjadi ciri khasnya di bawah asuhan pelatih Jerman, Hansi Flick.
“Mundo Deportivo” mengarahkan telunjuk kepada sejumlah pemain, seperti winger Spanyol, Lamine Yamal, dengan menilai bahwa sentuhan-sentuhannya di babak pertama tidak membuahkan hasil, begitu pula bek kanan Prancis, Jules Koundé, yang tidak tampil dalam kondisi terbaiknya.
Namun, surat kabar itu menyoroti kembalinya Barcelona bermain di Stadion Spotify Camp Nou setelah sekitar dua setengah bulan, sejak berakhirnya perjalanan tim di kompetisi La Liga Spanyol pada Mei lalu.

Hamza Abdelkarim: Yang Paling Efektif
Sebaliknya, surat kabar itu memuji penyerang Mesir Hamza Abdelkarim, dengan menilai bahwa ia adalah pemain yang paling efektif di antara seluruh pemain Barcelona dan Al Ahly, setelah mencetak satu gol dari 3 upaya ke gawang.
Hal yang sama ditegaskan oleh surat kabar Spanyol “Marca”, yang dalam laporannya tentang pertandingan tersebut menyebutkan bahwa penyerang Mesir itu melanjutkan penampilan gemilangnya di musim persiapan, dan terus memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Barcelona sebelum awal musim dengan gol keempatnya.
Surat kabar itu menyoroti penolakan Hamza Abdelkarim untuk merayakan golnya ke gawang Al Ahly, klub tempat ia tumbuh besar di antara para pemain mudanya, sebelum pindah ke Barcelona pada Januari lalu.

Rekrutan baru: awal yang kuat
Surat kabar itu juga memuji penampilan yang ditunjukkan para rekrutan baru klub Barcelona selama periode bursa transfer musim panas ini, dengan yang terdepan di antaranya adalah pemain Inggris Anthony Gordon dan pemain Jerman Karim Adeyemi.
“Marca” secara khusus memuji Gordon, meski ia menyia-nyiakan sebuah tendangan penalti di akhir pertandingan yang ia menangkan sendiri, di mana surat kabar itu menilai bahwa ia menambahkan kecepatan dan mobilitas di lini depan, setelah tampil di jantung serangan.
Adapun Adeyemi, surat kabar itu menilai bahwa ia lebih awal menunjukkan alasan mengapa Flick merekrutnya, yaitu kecepatannya yang tinggi, yang menciptakan bahaya di sisi kanan sejak ia memasuki lapangan.

Raphinha: Lebih dari Sekadar Ban Kapten
Sementara itu, surat kabar Katalan “Sport” menurunkan sebuah artikel yang membahas penampilan perdana bintang Brasil Raphinha saat mengenakan ban kapten Barcelona, setelah Flick memutuskan untuk memberikannya kepadanya pada musim baru ini.
Surat kabar Katalan itu menyoroti dua hal, yang pertama adalah pidatonya sebelum pertandingan, yang di dalamnya ia menyatakan dukungannya kepada rekan setimnya Ronny Bardji yang mengalami cedera robek ligamen anterior sebelum musim dimulai.
“Sport” menilai bahwa pidato ini adalah hal terpenting bagi Raphinha sebelum pertandingan pertamanya dengan ban kapten, di mana ia memulai dengan berbicara tentang rekan-rekan setimnya sebelum gelar dan trofi, untuk menunjukkan bahwa ia layak mendapatkan ban kapten tersebut.
Surat kabar itu juga menilai bahwa eksekusi penalti yang diperoleh Raphinha sendiri merupakan hal yang penting, agar ia menutup pidatonya di luar lapangan dengan sesuatu yang nyata di atas lapangan, meski setelah itu ia menyerahkan eksekusi tendangan penalti kepada rekan setimnya asal Spanyol, Lamine Yamal.











