Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

PSG terpaksa memindahkan laga pembuka Ligue 1 melawan Rennes karena lapangan ‘rusak parah’

PSG

Paris Saint-Germain terpaksa membalik venue untuk laga pembuka Ligue 1 melawan Rennes setelah gelombang panas ekstrem pada musim panas membuat lapangan Parc des Princes tak bisa digunakan. Juara Prancis itu kini akan bertandang ke Roazhon Park pada Minggu, dengan pertemuan kedua antara kedua klub pada fase selanjutnya musim ini akan digelar di ibu kota.

Cuaca buruk memaksa relokasi

Paris Saint-Germain terpaksa memindahkan laga pembuka Ligue 1 mereka ke Rennes setelah gelombang panas ekstrem pada musim panas yang terjadi berturut-turut merusak parah lapangan Parc des Princes. Keputusan untuk menukar status kandang dan tandang itu secara resmi disahkan oleh Ligue de Football Professionnel (LFP) setelah inspeksi lapangan pada Rabu, 19 Agustus. Kerusakan tersebut terjadi meski stadion di Paris itu sukses menjadi tuan rumah laga persahabatan pramusim melawan Manchester United hanya dua pekan sebelumnya.

Pernyataan klub menyebut faktor keselamatan

Dalam pernyataan resmi yang dirilis di situs web mereka, PSG mengonfirmasi bahwa panas ekstrem berkepanjangan telah mempercepat kerusakan permukaan lapangan kandang mereka jelang laga pembuka: “Gelombang panas terbaru, menyusul serangkaian gelombang panas berturut-turut dan luar biasa yang memengaruhi wilayah Paris pada musim panas ini, telah secara signifikan mempercepat kerusakan lapangan di Parc des Princes.

“Lapangan itu kini rusak parah, hanya beberapa hari sebelum pertandingan Paris Saint-Germain – Stade Rennais yang dijadwalkan pada Minggu, 23 Agustus. Mengingat situasi ini, French Professional Football League (LFP), setelah berkonsultasi dengan Paris Saint-Germain, melakukan penilaian terhadap kondisi lapangan.

“Penilaian ini menyimpulkan bahwa kondisi saat ini tidak memungkinkan pertandingan dimainkan dalam kondisi yang memadai, khususnya terkait keselamatan dan integritas fisik para pemain, yang tetap menjadi prioritas mutlak.”

Pihak berwenang mengonfirmasi bahaya di permukaan

Menurut analisis AFP melalui Le Monde, gelombang panas ketiga di Prancis pada musim panas ini dimulai pada akhir Juli dan dikaitkan dengan perkiraan 7.300 kematian berlebih di seluruh negeri. Krisis lingkungan itu berdampak langsung pada infrastruktur olahraga, dengan LFP menetapkan bahwa permukaan lapangan menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima: “Diputuskan bahwa kondisi lapangan saat ini tidak menjamin keselamatan para pemain.”

Tenggat penggantian rumput kian dekat

PSG kini berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan penggantian penuh lapangan di Parc des Princes sebelum menjamu AS Monaco pada 4 September. Juara Liga Champions dua musim beruntun itu harus memulai pertahanan gelar domestik mereka dengan kunjungan tak terduga ke Roazhon Park pada Minggu, 23 Agustus. Tim asuhan Luis Enrique itu perlu menjaga fokus penuh untuk mengamankan poin maksimal meski ada gangguan logistik yang datang tiba-tiba.