Lionel Messi didenda dengan jumlah yang tidak diungkapkan oleh Major League Soccer menyusul insiden di luar perebutan bola dengan penyerang Philadelphia Union, Quinn Sullivan. Tindakan disipliner itu dilakukan ketika panel peninjauan independen secara bulat membatalkan kartu merah pada masa injury time yang ditunjukkan kepada rekrutan Manchester City berusia 16 tahun, Cavan Sullivan, dalam hasil imbang panas 2-2 tersebut.
Liga menjatuhkan sanksi kepada ikon Argentina
Major League Soccer menjatuhkan denda yang nilainya tidak diungkapkan kepada Messi karena melanggar kebijakan liga terkait tindakan tangan ke wajah, kepala, atau leher, menurut The Athletic. Insiden itu terjadi pada babak kedua saat Inter Miami bermain imbang 2-2 dengan Union pada Rabu, ketika playmaker Argentina itu tertangkap kamera memukul bagian belakang kepala Quinn dalam sebuah adu mulut. Wasit tidak memberikan peringatan kepada pemenang Piala Dunia itu sebelum Yannick Bright turun tangan untuk memisahkan keduanya.

Panel membatalkan kartu merah pemain remaja
Ketegangan makin memuncak pada masa injury time ketika Ian Fray dan Quinn terlibat duel di luar perebutan bola, yang memicu Bright dan adik Quinn, Cavan, ikut masuk ke dalam keributan. Pemain ajaib berusia 16 tahun itu – yang secara resmi akan menuntaskan kepindahannya ke City setelah berusia 18 tahun pada 2027 – bereaksi dengan marah setelah Bright melakukan kontak dengan wajahnya, yang berujung kartu merah langsung untuk kedua pemain. Namun, panel peninjau independen MLS kemudian secara bulat memutuskan untuk membatalkan larangan bermain satu pertandingan untuk Cavan beserta denda terkait.
Pelanggar berulang terhindar dari skorsing
Panel disipliner beranggotakan tiga orang yang membebaskan Cavan terdiri dari perwakilan U.S. Soccer, Canada Soccer, dan seorang pihak yang ditunjuk oleh Professional Referee Organization (PRO). Putusan itu menjadi kali kedua Messi dijatuhi sanksi oleh MLS sejak tiba pada 2023, setelah denda pada Februari 2025 karena mencekik leher asisten New York City FC Mehdi Ballouchy. Meski pemenang Ballon d’Or delapan kali itu sekali lagi lolos dari skorsing bermain, insiden tersebut menyoroti daya saing sengit yang sesekali meluap.

Persaingan di Wilayah Timur makin memanas
Miami harus segera kembali fokus pada upaya mereka untuk merebut posisi puncak di Wilayah Timur, saat ini tertinggal dari pemuncak klasemen dari posisi kedua setelah 20 pertandingan. Masih kesulitan di peringkat ke-13, Union mendapat suntikan tepat waktu dengan Cavan tersedia untuk pertandingan hari Sabtu melawan Austin FC. Menjaga disiplin tetap terkendali akan sangat krusial bagi Inter Miami untuk menghindari kehilangan poin berharga dalam persaingan yang kian padat.











