Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Setelah Atletico Madrid, Barcelona Terbentur Tembok Baru dalam Transfer Sang Penyerang

Barcelona

Flick masih memburu pemain nomor 9

Barcelona terus mencari striker murni untuk memperkuat skuadnya selama periode transfer musim panas ini, tetapi mereka menghadapi rintangan baru setelah Inter Milan menegaskan tidak berminat bernegosiasi soal kepergian penyerang Argentina mereka, Lautaro Martinez, menurut surat kabar “Sport” asal Catalonia.

Barca terpaksa mencari opsi lain jauh dari Julian Alvarez, di tengah keteguhan Atletico Madrid mempertahankan penyerang Argentina mereka, serta penolakan mereka untuk masuk dalam negosiasi soal kepergiannya.

Tampaknya klub Catalonia itu akan menghadapi situasi serupa jika memutuskan mengejar Lautaro, sesuai dengan apa yang disebutkan media Italia.

Meski penampilan menonjol Hamza Abdelkarim selama periode persiapan, pelatih Hansi Flick masih teguh pada gagasan mendatangkan striker lain, setelah kepergian Ferran Torres ke Paris Saint-Germain, hal yang menempatkan manajemen olahraga di hadapan tugas yang sulit.

Media Italia, termasuk “Sky Sport Italia”, menegaskan bahwa Inter menganggap Lautaro Martinez tidak untuk dijual, dan bahwa klub tidak berniat membuka pintu negosiasi soal penyerangnya, bahkan sebelum Barcelona bergerak secara resmi untuk merekrutnya.

Simbol Inter

Lautaro bersiap menjalani musim kesembilannya dengan seragam Nerazzurri, setelah bergabung dengan klub Italia itu pada 2018 dari klub Argentina Racing Club, dengan mahar sekitar 25 juta euro.

Sejak kedatangannya ke Milan, penyerang berusia 28 tahun itu berubah menjadi salah satu simbol paling menonjol tim, dan nilai pasarnya meningkat secara signifikan, di mana sempat mencapai 100 juta euro sebelumnya, dan saat ini ditaksir sekitar 85 juta euro.

Tugas Barcelona untuk merekrut Lautaro semakin berat, di tengah keterikatan pemain dengan kontrak bersama Inter hingga 2029, di samping gaji tinggi yang diterimanya, serta rasa nyaman yang dirasakannya di kota Milan bersama keluarganya.

Meski demikian, beberapa faktor bisa saja menggodanya untuk pergi, di antaranya menjalani pengalaman baru setelah bertahun-tahun bersama Inter, meningkatkan nilai sepak bolanya, di samping mendapatkan peluang lebih besar untuk bersaing memperebutkan gelar dan penghargaan individu, seperti Sepatu Emas dan Ballon d’Or, menurut “Sport”.

Surat kabar itu menutup: “Namun dengan tersisa kurang dari dua pekan menuju penutupan bursa transfer, dan kebutuhan Barcelona yang kian meningkat untuk mendatangkan striker murni, upaya klub Catalonia untuk mematahkan sikap Inter soal Lautaro tampak sebagai tugas yang teramat sulit, setelah mereka benar-benar membentur tembok serupa dalam upaya mereka merekrut Alvarez”.