Dampak luar biasa di luar lapangan yang melampaui raksasa-raksasa Eropa
Liverpool menempati peringkat pertama di antara klub-klub Eropa menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh sebuah organisasi global independen.
Liverpool memulai musim 2026-2027 di bawah kepemimpinan manajer barunya, Andoni Iraola, dengan meraih hasil beragam. Mereka bermain imbang 2-2 melawan Newcastle United dan Nottingham Forest, serta menang 2-0 atas Ipswich Town.
Kini Liverpool mengalihkan perhatiannya ke Liga Champions Eropa, di mana mereka membuka fase liga dengan menghadapi Atletico Madrid di Stadion Anfield pada hari Rabu.
Liverpool mempublikasikan di situs resminya pada hari Senin hasil sebuah studi yang dilakukan oleh organisasi “Harris dan Toluna”, yang mengungkap keunggulan Liverpool atas klub-klub besar seperti Real Madrid, Manchester United, Arsenal, Chelsea, dan Barcelona, sehingga secara resmi dinobatkan sebagai klub sepak bola paling relevan secara budaya di dunia menurut sebuah penelitian global independen.
Studi tersebut dilakukan setelah melakukan survei di 22 pasar internasional, dan mengungkap bahwa 31 persen peserta menyebut Liverpool sebagai kekuatan budaya utama.
Klub Liverpool menyatakan dalam sebuah pernyataan: “Peringkat Liverpool mencerminkan pengaruh klub yang terus tumbuh melampaui lapangan, di mana jangkauan globalnya terus meluas melalui media sosial, siaran, dan platform digital, termasuk di Amerika Serikat.”
Sepanjang tahun lalu, klub tersebut meraih 14,7 miliar tayangan di media sosial, atau peningkatan sebesar 37% dibanding klub tertinggi kedua di Liga Premier Inggris. Klub ini terpilih sebagai klub dengan interaksi terbanyak di Liga Premier Inggris untuk musim ketiga secara berturut-turut, dan situs webnya menjadi yang paling banyak dikunjungi di liga tersebut dengan 96,16 juta kunjungan global.
Pernyataan Liverpool melanjutkan: “Melalui budaya suporter, penceritaan kisah, acara-acara internasional, konten inovatif, dan inisiatif komunitas, klub terus terhubung dengan para penggemar dengan cara-cara yang melampaui sepak bola hingga mencakup dialog yang lebih luas di bidang olahraga, hiburan, dan budaya populer.”
Liverpool memuncaki daftar klub yang paling berpengaruh secara budaya di bidang hak siar olahraga dengan persentase 31% berbanding 25% untuk pesaing terdekatnya, mengungguli merek-merek olahraga global besar.
Di pasar Amerika, Liverpool menempati peringkat pertama sebagai klub sepak bola Eropa yang paling berpengaruh secara budaya dengan persentase 18% berbanding 13% untuk pemilik peringkat kedua.
Hannah Beam, Senior Vice President Pemasaran dan Digital di Liverpool, mengatakan: “Melihat klub diakui sebagai klub sepak bola yang paling berpengaruh secara budaya mencerminkan luasnya komunitas kami, mulai dari budaya suporter yang penuh semangat dan akar kami di Liverpool, hingga basis penggemar global kami.”










