Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Arteta raih penghargaan Manajer Terbaik Kompetisi Inggris 2025/2026

Arteta raih penghargaan Manajer Terbaik Kompetisi Inggris 2025/2026

Ibukota Indonesia – Instruktur Arsenal Mikel Arteta meraih penghargaan Manajer Terbaik Kompetisi Inggris 2025/2026 setelahnya mengantarkan timnya menjuarai Kejuaraan Inggris musim ini, gelar kejuaraan yang digunakan dinanti selama 22 tahun.

Arteta merebut status yang disebutkan lantaran unggul pada pemungutan pernyataan yang digunakan melibatkan publik bersama penilaian panel pakar sepak bola.

Dikutip dari laman Kompetisi Inggris, Rabu, Arteta mengalahkan Keith Andrews dari Brentford FC, Michael Carrick dari Manchester United FC, Josep “Pep” Guardiola dari Manchester City, Andoni Iraola dari AFC Bournemouth, lalu Regis Le Bris dari Sunderland.

Arsenal berubah jadi juara Turnamen Inggris setelahnya pesaing terkuat mereka, Manchester City, terpeleset pada Stadion Vitality pada laga pekan ke-37, Rabu (20/5), menyusul hasil imbang 1-1 yang digunakan dia dapatkan berperang melawan tuan rumah AFC Bournemouth.

Hasil ini menciptakan secara matematis Arsenal dinobatkan bermetamorfosis menjadi juara, meskipun liga masih menyisakan satu laga lagi.

Pada pekan terakhir, Akhir Pekan (24/5), The Gunners mengalahkan Crystal Palace 2-1 kemudian menangguhkan musim merek dengan 85 poin di dalam puncak klasemen, unggul tujuh poin dari City dalam kedudukan kedua.

Gelar juara ini bermetamorfosis menjadi momen bersejarah bagi The Gunners lantaran diraih 22 tahun setelahnya peringkat Turnamen Inggris terakhir mereka pada musim 2003/2004, di mana regu “Invincibles” racikan Arsene Wenger menuntaskan musim tanpa kekalahan.

Bagi Arteta sendiri, penghargaan ini juga mengobati kekecewaannya yang dimaksud pada tiga musim sebelumnya yang digunakan gagal menyebabkan timnya juara pasca setiap saat finis sebagai runner-up, dua kali ke bawah City serta satu kali di bawah Liverpool.

Kesuksesan Arsenal menjuarai Kejuaraan Inggris musim ini dibangun ke melawan fondasi pertahanan yang dimaksud kokoh. Mereka mencatatkan clean sheet pada 19 dari 38 pertandingan lalu semata-mata kebobolan 27 gol, dengan keduanya bermetamorfosis menjadi catatan terbaik pada liga musim ini.

Sementara di dalam lini serang, Bukayo Saka lalu kawan-kawan mencetak 71 gol, total terbanyak kedua ke liga setelahnya Manchester City yang digunakan mencetak 77 gol.

Lebih lanjut, Arteta menjadi pembimbing Arsenal pertama yang mengungguli penghargaan Manager of the Season sejak Wenger, yang mana meraihnya pada tiga musim juara klub, yakni 1997/1998, 2001/2002, kemudian 2003/2004.

Juru taktik dengan syarat Spanyol itu juga berubah menjadi manajer pertama yang mana menjuarai Turnamen Inggris dengan klub yang tersebut pernah ia bela sebagai pemain di dalam kompetisi tersebut, pasca menguatkan Arsenal dari 2011 hingga 2016.

Pada usia 44 tahun 54 hari, Arteta berubah menjadi ahli termuda ketiga yang digunakan meraih kemenangan kompetisi sepak bola teratas ke Inggris ini. Dua sikap teratas masih ditempati Jose Mourinho, yang mana menyebabkan Chelsea juara pada usia 42 tahun 94 hari di dalam musim 2004/2005 serta 43 tahun 93 hari di musim 2005/2006.

Kini, Arteta lalu Arsenal membidik peringkat ganda untuk mengawinkan peringkat Kejuaraan Inggris dengan Kejuaraan Champions, pada waktu dia berhadapan dengan juara bertahan Paris Saint-Germain pada akhir pekan ini, Hari Sabtu (30/5) pukul 23.00 Waktu Indonesia Barat pada Arena Puskas, Budapest, Hungaria.