DKI Jakarta – Bhayangkara Presisi Lampung FC merombak skuadnya untuk menatap kompetisi Super League musim 2026/2027 dengan melepas 15 pemain kemudian mempertahankan banyak pemain lokal andalan mereka.
“Langkah ini menegaskan komitmen Bhayangkara FC untuk memulai pembangunan fondasi grup yang digunakan lebih tinggi solid. Kepastian dipertahankannya para pemain kunci yang disebutkan diinformasikan secara bertahap melalui unggahan resmi klub,” tulis dari laman resmi I.League, Rabu.
Sebanyak 15 pemain yang dimaksud dilepas terdiri dari legiun asing juga banyak nama populer pada kancah sepak bola nasional.
Daftar pemain yang tersebut resmi berpisah dengan Bhayangkara FC dari legiun asing/naturalisasi adalah Leo Silva, Christian Ilic, Alan Cardoso, Slavko Damjanovic, Sho Yamamoto, Privat Mbarga, Ilija Spasojevic, Fareed Sadat, lalu Ryo Matsumura.
Sedangkan untuk pemain lokal di antaranya Titan Agung, Raya Surya, Aqil Savik, Dendy Sulistyawan, David Maulana, Adri Idrus, juga Septian Iqbal.
Sementara untuk nama-nama yang digunakan dipertahankan berasal dari bervariasi lini. Di kedudukan penjaga gawang, Awan Setho Raharjo masih dipercaya mengawal gawang The Guardians.
Sektor pertahanan juga mendapat kepastian dengan masih bertahannya bek berpengalaman I Putu Gede Juni Antara, bek muda potensial Muhammad Ferarri, juga Frengky Missa.
Di lini berada dalam dan juga depan, Bhayangkara FC meyakinkan kesetiaan Wahyu Subo Seto, Teuku Muhammad Ichsan, Sani Rizki Fauzi, Ryan Kurnia, Ginanjar Wahyu Ramadhani, hingga talenta muda Evandra Florasta.
Sebagai langkah awal memasuki periode pramusim, skuad Bhayangkara FC yang digunakan tersisa beserta jajaran staf sudah menjalani kumpulan tes medis (medical check-up).
Tes medis ini dijalankan untuk menjamin situasi fisik, kebugaran, juga kesiapan medis seluruh pemain sebelum memasuki rencana latihan intensif. Dengan selesainya tahap pemeriksaan medis ini, Bhayangkara FC siap mengadakan latihan perdana untuk memantapkan taktik juga komposisi grup mendekati bergulirnya musim baru.
Pada musim lalu, Bhayangkara FC yang dimaksud dilatih Paul Munster finis ke sikap kelima klasemen akhir dengan 53 poin, hasil 16 kemenangan, lima kali seri, lalu 13 kekalahan.














