Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Bintang Real Madrid dan Barcelona menghiasi susunan pemain terbaik untuk pekan Liga Champions

Barcelona

Kehadiran kuat Spanyol

Persatuan Sepakbola Eropa “UEFA” memilih Thibaut Courtois, penjaga gawang Real Madrid, dalam susunan pemain terbaik untuk pekan pertama Liga Champions Eropa musim 2026-2027, setelah penampilan gemilangnya saat timnya menang atas Inter Milan, sementara daftar tersebut juga memuat bintang Barcelona asal Brasil, Raphinha, di samping Ferran Torres yang baru saja pindah ke Paris Saint-Germain dari Barcelona.

“UEFA” mengumumkan susunan pemain tersebut pada hari Jumat, setelah dipilih oleh kelompok pengamat teknis milik persatuan Eropa, dan di samping Courtois turut memuat Sergiño Dest (Eindhoven), Marc Bartra (Real Betis), Pau Torres (Aston Villa), dan Archie Brown (Fenerbahçe) di lini pertahanan.

Martin Ødegaard (Arsenal), Martin Baturina (Como) di lini tengah.

Michael Olise (Bayern Munich), Ferran Torres (Paris Saint-Germain), Raphinha (Barcelona), Ermedin Demirović (Stuttgart).

Pemilihan Courtois datang setelah ia tampil dengan pertandingan istimewa melawan Inter Milan di Stadion Santiago Bernabeu, di mana ia menepis 7 dari 8 tendangan yang mengarah ke gawangnya, sehingga berkontribusi langsung dalam kemenangan Real Madrid meraih tiga poin.

Marc Bartra juga menyita perhatian setelah mencetak dua gol lewat dua sundulan kepala, membantu Real Betis merayakan kembalinya ke Liga Champions Eropa dengan kemenangan tandang di markas Lille, sementara Pau Torres tampil istimewa bersama Aston Villa melawan Club Brugge, setelah ia melakukan 8 pembuangan bola, menciptakan 4 peluang, dan memberikan dua umpan kunci.

Di lini serang, Raphinha mengamankan tempatnya setelah memimpin tekanan Barcelona dengan kuat melawan Feyenoord, memanfaatkan pergerakannya di belakang para bek dan di antara lini untuk menciptakan ancaman, sebelum akhirnya mencetak dua gol dalam kemenangan tim Catalan dengan skor 5-1.

Adapun Ferran Torres, ia merayakan hat-trick pertamanya bersama Paris Saint-Germain dalam kemenangan atas Slovan Bratislava, dan pengaruhnya tidak terbatas pada mencetak gol saja, tetapi ia menonjol dengan pergerakannya dan kemampuannya untuk mencapai posisi yang tepat di dalam area berbahaya.