DKI Jakarta – Kepelatihan Paris Saint-Germain (PSG) meyakini laga kontra Arsenal akan berjalan berat pada final Turnamen Champions di dalam Stadion Puskas Arena, Budapest, Hari Sabtu malam.
Dikutip dari laman resmi klub, Sabtu, Enrique menjelaskan pertandingan final setiap saat sulit kemudian kemenangan telak yang tersebut merek dapatkan musim kemudian kontra Inter Milan bukan mampu berubah menjadi patokan.
“Di final ini, saya rasa bukan ada favorit. Kita harus memanfaatkan detail-detail kecil lalu tetap fokus selama 90 menit penuh,” ungkap Enrique.
“Selalu ada sejumlah ketegangan juga antisipasi seputar pertandingan seperti ini. Kita harus tahu bagaimana menangani momen-momen ini, itu sangat penting,” kata dia.
Pada musim lalu, PSG berhasil bermetamorfosis menjadi juara Turnamen Champions 2024/2025 dengan mengalahkan Inter Milan 5-0 di partai final serta pada waktu ini Les Parisiens ingin mengulangi sukses tersebut.
Pelatih berkebangsaan Spanyol itu melanjutkan PSG sangat termotivasi untuk mampu meraih peringkat Turnamen Champions kedua merek secara beruntun.
“Motivasi ini bahkan lebih besar besar daripada motivasi untuk mengungguli yang tersebut pertama. Kami adalah juara bertahan. Besok, saya mengharapkan final Kejuaraan Champions yang dimaksud hebat. Tim yang memainkan sepak bola terbaik akan menang, saya yakin akan hal itu,” kata Enrique.
Mengenai persiapan timnya jelang pertandingan ini, Enrique mengutarakan semuanya berjalan baik dan juga sudah menganalisis bagaimana kekuatan Arsenal.
“Kita masih dapat meningkatkan permainan menyerang kemudian bertahan kita, itulah mengapa kita berlatih. Mengetahui cara menghadapi final terus-menerus berbeda,” ujar Enrique.
“Besok (hari ini), kita harus memanfaatkan pertandingan seperti ini sebaik mungkin, dikarenakan kita bukan pernah tahu kapan kita akan bermain di final Kompetisi Champions lagi,” katanya.











