Ibukota – Crystal Palace sukses meraih penghargaan juara Kompetisi Conference 2025/26 pasca menundukkan klub Spanyol, Rayo Vallecano dengan skor tipis satu-nol pada partai final ke Leipzig Arena, Kamis.
Gol tunggal Jean-Philippe Mateta menjamin The Eagles mengangkat trofi Eropa pertama pada sejarah klub, demikian yang dimaksud dilansir laman resmi UEFA.
Final berlangsung ketat sejak menit awal. Crystal Palace serta Rayo Vallecano sama-sama tampil agresif, tetapi rapatnya pertahanan menciptakan kedua pasukan kesulitan menciptakan kesempatan berbahaya.
Rayo lebih besar dulu mengancam pada menit ke-25 lewat Alemao yang menerima umpan Pep Chavarria. Namun, penyelesaian akhirnya masih melebar dari sasaran.
Wakil Spanyol itu kembali mendapat prospek mendekati turun minum pada waktu Unai Lopez mengurangi tembakan mendatar dari depan kotak penalti pada menit ke-39, hanya saja belaka bola lagi-lagi gagal mengarah ke gawang.
Crystal Palace tidak tanpa peluang. Menjelang sesi pertama berakhir, Adam Wharton mengirim umpan silang akurat yang mana disambut sundulan Tyrick Mitchell.
Sayangnya, prospek emas itu belum mampu mengubah kedudukan. Angka imbang tanpa gol bertahan hingga jeda.
Palace segera tampil menekan pada awal sesi kedua kemudian hasilnya datang lima menit selepas jeda istirahat.
Wharton mengurangi tembakan keras dari luar kotak penalti yang tersebut sempat ditepis kiper Rayo, Augusto Batalla. Bola muntah kemudian disambar Jean-Philippe Mateta berubah jadi gol pada menit ke-50. Hasil menjadi 1-0.
Unggul satu gol memproduksi Palace semakin percaya diri. Mereka nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-55 melalui tendangan bebas Yeremy Pino.
Batalla gagal menangkap sempurna bola, tetapi tiang gawang serta sapuan lini belakang Rayo masih menyelamatkan grup selama Spanyol yang dimaksud dari kebobolan kedua.
Dalam kedudukan tertinggal, Rayo meningkatkan intensitas serangan. Sergio Camello sempat mendapat potensi dari bola liar, yang dimaksud tembakannya masih melambung.
Florian Lejeune juga mencoba lewat sundulan memanfaatkan tendangan bebas, tetapi belum mengarah ke gawang.
Upaya lain direalisasikan Pedro Diaz melalui sepakan jarak jarak jauh dan juga Alemao dari luar kotak penalti. Meski demikian, buruknya akurasi penyelesaian akhir menyebabkan Rayo gagal memanfaatkan prospek yang dimaksud dimiliki.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Rayo tak mampu mencetak gol penyeimbang. Crystal Palace pun mempertahankan keunggulan satu gol tanpa balas juga meyakinkan diri bermetamorfosis menjadi juara Kejuaraan Conference musim 2025/26.
Crystal Palace win their first European trophy ❤️????#UECLfinal pic.twitter.com/TuQwkdUu4l
— UEFA Conference League (@Conf_League) May 27, 2026











